Logo Header Antaranews Jogja

Protes pelajar berdampak pada 730 lebih sekolah di Prancis

Minggu, 4 Oktober 2026 06:50 WIB
Image Print
Para siswa bentrok dengan aparat keamanan di Nancy, Prancis, pada 2 Oktober 2026, di tengah aksi mobilisasi siswa SMA secara nasional yang terus berlanjut terkait kondisi sekolah dan tuntutan akan sumber daya pendidikan yang lebih memadai. ANTARA/Muhammed Said Tako - Anadolu Agency /pri.

Moskow (ANTARA) - Aksi protes para pelajar yang masih berlangsung di Prancis berimbas terhadap lebih dari 730 sekolah di negara tersebut pada Jumat (2/10), kata Menteri Pendidikan Prancis Edouard Geffray.

"Siang ini, kegiatan di 735 sekolah mengalami gangguan dalam berbagai bentuk. Angka itu hampir 30 persen lebih rendah dibandingkan kemarin," kata Geffray kepada para wartawan.

Jumlah kasus kekerasan terhadap staf sekolah juga mengalami penurunan, tambahnya.

Baca juga: Prancis imbangi Italia meski akhiri laga dengan 10 pemain

Baca juga: Ratusan sekolah di Prancis tutup imbas diprotes pelajar

Geffray mencatat bahwa pada Jumat ada tiga orang yang terluka, jauh berkurang dibandingkan dengan Kamis (1/10) sebanyak 31 orang terluka.

Para siswa sekolah menengah atas di Prancis menggelar aksi unjuk rasa selama beberapa hari terakhir untuk memprotes jadwal pelajaran yang terlalu padat, kekurangan guru, dan berbagai masalah pendidikan lainnya.

Beberapa aksi protes itu disertai dengan kerusuhan.

Pemerintah Prancis menyatakan aksi protes di sekolah-sekolah telah berubah menjadi kerusuhan di jalanan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti








Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Protes pelajar berdampak pada 730 lebih sekolah di Prancis



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026