Logo Header Antaranews Jogja

Pengamat: Visi "Polri Bersama Masyarakat" jadi pengingat personel

Minggu, 4 Oktober 2026 15:05 WIB
Image Print
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) menyerahkan tongkat komando saat melantik Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto (kiri) bersama Wakapolri Komjen Pol Wahyu Hadiningrat (kedua kiri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol Suyudi Ario Seto menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan melantik Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Polri (Wakapolri) menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.

Jakarta (ANTARA) - Pengamat kepolisian Poengky Indarti menilai visi “Polri Bersama Masyarakat” yang diusung Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto menjadi pengingat bagi seluruh personel kepolisian untuk melindungi dan mengayomi masyarakat.

“Itu bagus sekali untuk mengingatkan anggota bahwa mereka ada karena ditugaskan untuk melayani, mengayomi, melindungi masyarakat, dan menegakkan hukum guna mewujudkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas),” kata Poengky kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.

Sebagai pengayom masyarakat, menurutnya, seluruh anggota Polri harus menunjukkan sisi humanis.

“Jangan sampai anggota Polri menyakiti dan meninggalkan masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut, mantan anggota Kompolnas tersebut berharap jajaran baru Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto dapat merespons cepat keluhan masyarakat.

Ia mengatakan saat ini kejahatan konvensional, kejahatan transnasional, dan kejahatan siber sudah sangat meresahkan masyarakat.

Baca juga: Kapolri lantik Kabareskrim-Kabaharkam usai dua hari dilantik Prabowo

Baca juga: Polri sebut mutasi 88 pati dan pamen adalah percepatan yang dibutuhkan

Semua masalah tersebut, ujarnya, harus diatasi dengan cepat agar masyarakat segera mendapatkan perlindungan dan keadilan.

“Jangan sampai masyarakat menunggu hingga terjadi no viral no justice,” katanya.

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengusung visi "Polisi Bersama Masyarakat" sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi Polri.

Saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (1/10), Suyudi mengatakan doktrin tersebut menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

Dia ingin melanjutkan pembenahan Polri dengan keberanian melihat kekurangan institusi secara jernih.

"Sekaligus menjaga dan memperluas capaian yang telah dibangun para pendahulu," kata Suyudi.








Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengamat: Visi “Polri Bersama Masyarakat” jadi pengingat personel



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026