Lady Gaga salurkan donasi ke tiga kota tempat penembakan massal

id lady gaga, penembakan massal

Lady Gaga (Shutterstock)

Jakarta (ANTARA) - Di Elpaso, Texas, ada buku untuk siswa kelas tiga, di mana banyak di antara mereka yang tidak memilikinya di rumah. Siswa difabel di Dayton, Ohio akan mendapat kursi goyang untuk membantu menenangkan mereka saat belajar. Dan, kit sains akan tersedia untuk kelas lima di Gilroy, California.

Buku, kursi goyang, dan kit sains adalah tiga dari serangkaian inisiatif dari pemenang Grammy, Lady Gaga, yang berjanji untuk mendanainya. Para siswa-siswa di komunitas yang terguncang itu, di kota AS yang mengalami penembakan massal, mulai masuk sekolah minggu ini.

Tujuan Gaga adalah membawa harapan ke tempat-tempat yang terguncang karena peristiwa penembakan massal, seperti dikutip dari Reuters, Senin.

"Aku ingin menyalurkan kebingungan, frustasi, dan kemarahan ke dalam harapan," kata Gaga di Facebook, di mana ia mengumumkan sumbangan dari Born This Way Foundation, bermitra dengan organisasi nirlaba DonorsChoose.

Baca juga: Lady Gaga dituduh curi melodi "Shallow"

Gaga berjanji untuk mendanai penuh 162 proyek sekolah, termasuk permintaan para guru dari 125 kelas di El Paso, 14 kelas di Dayton, dan 23 kelas di Gilroy.

Nilai total donasi itu tidak diungkap. DonorChoose juga tidak menanggapi pertanyaan Reuters tentang masalah itu.

Penembakan massal di El Paso dan Dayton minggu lalu telah menewaskan 31 orang. Sementara, tiga orang tewas ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke festival makanan di Gilroy pada akhir pekan sebelumnya.

Korban tewas termasuk tiga anak usia sekolah. Seorang anak lelaki berusia 6 tahun, Stephen Romero, sedang bermain di dekat bounce house di Festival Bawang Putih Gilroy ketika dia terbunuh. Seorang gadis berusia 13 tahun, Keyla Salazar, juga meninggal. Di El Paso, Javier Amir Rodriguez, 15, terbunuh.

Di luar 34 orang yang tewas dan setidaknya 65 orang yang terluka, penembakan itu kemungkinan berdampak psikologis pada kaum muda dari tiga kota yang mengalami serangan.

Gaga mendesak pengikut Facebook-nya untuk mencari bantuan kesehatan mental yang mungkin mereka perlukan untuk memulihkan diri. Dia mengatakan sumbangan bagi kelas-kelas akan memberi guru "dukungan yang mereka butuhkan untuk menginspirasi siswa mereka untuk bekerja bersama dan mewujudkan impian."

Baca juga: Lady Gaga berkencan dengan Dan Horton?

Baca juga: Anting desainer Indonesia dipakai Lady Gaga untuk iklan kosmetik

Baca juga: Lady Gaga akan berjualan kosmetik di Amazon


 

Pewarta : Heppy Ratna Sari
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar