Polisi ungkap kasus pencabulan remaja di bawah umur di gerbong KRL

id Kasus pencabulan,pencabulan di bawah umur,polda metro jaya,pelaku pencabulan,gerbong kereta

Ilustrasi korban pencabulan. ANTARA

Jakarta (ANTARA) - Polisi mengungkap kasus tindak pidana pencabulan terhadap remaja di bawah umur yang terjadi di Gerbong KRL, Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada pukul 06.40 WIB Kamis (15/8) .

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan pelaku bernama Hengki mencabuli korban di bawah umur di dalam KRL yang penuh dan berdesakan, dengan cara mendekatinya hingga tangan kiri pelaku memegang bagian sensitif korban.

"Pelaku bernama Hengki yang merupakan warga Teluk Pucung, Bekasi, melecehkan remaja perempuan di bawah umur, ia melakukan itu," kata Yuwono saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis.

Juga baca: Cabuli siswinya, oknum guru madrasah ditangkap polisi

Juga baca: Bocah di Deli Serdang diduga dicabuli tetangganya

Juga baca: Hakim memvonis pelaku pencabulan sepuluh tahun penjara

Kemudian remaja di bawah umur korban pencabulan sadar hingga berteriak. Akibatnya penumpang lain geram dan membekuk pelaku. "Akhirnya pelaku dibekuk penumpang lain dan diserahkan ke petugas KR di stasiun Manggarai. Lalu dari mereka diserahkan ke kami," kata Argo.

Yuwono mengatakan pelaku mengaku baru satu kali berbuat cabul di dalam KRL. "Namun akan kami dalami lagi, untuk memastikan sudah berapa kali dia berbuat cabul di KRL," kata Argo.

Pelaku diketahui belum satu bulan menikah dan merupakan salah satu pegawai di rumah sakit di Jakarta. Karena perbuatan pencabulan terhadap remaja di bawah umur itu, pelaku akan dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.

 


Pewarta : Galih Pradipta
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar