Partisipasi pemilih tinggi, DPD RI apresiasi pemilu serentak

id Dpd, oesman sapta, ketua dpd,pidato kenegaraan,sidang tahunan mpr,nota keuangan rapbn

Presiden Joko Widodo (kelima kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kelima kanan) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (keempat kanan) didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla (ketiga kanan) berfoto bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan (keempat kiri) dan nyonya, Ketua DPR Bambang Soesatyo (kedua kanan) dan nyonya, Ketua DPD Oesman Sapta Odang (kedua kiri) dan nyonya, serta para Ketua MPR dan Ketua DPR dan nyonya, di tangga Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8/2019). Presiden Joko Widodo akan mengikuti sidang tahunan dan menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan para anggota DPR. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama. (ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI)

Jakarta (ANTARA) - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengapresiasi penyelenggaraan Pemilihan u
Umum Serentak 2019 dengan tingkat partisipasi pemilih yang cukup tinggi mencapai 81 persen.

"Tingkat partisipasi pemilih yang mencapai 81 persen adalah wujud apresiasi sekaligus cermin atas tingginya tingkat kesadaran masyarakat dalam ikut membangun demokrasi," kata Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang di Jakarta, Jumat.

Hal itu disampaikan pada Sidang Bersama DPR dan DPD RI.

Meski baru pertama kali melaksanakan pemilu serentak, Oesman menyampaikan Bangsa Indonesia patut bersyukur karena agenda tersebut berlangsung secara luber dan jurdil.

Bahkan, Pemilihan Umum Anggota Legislatif (Pileg) serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari seluruh rakyat Indonesia.

Tentu saja, kata dia, kesuksesan itu juga tidak terlepas dari peran para penyelenggara pemilu, termasuk di dalamnya adalah para petugas Pemilu 2019 yang telah wafat dalam tugasnya menjaga demokrasi.

"Karena itu, selain untaian doa, mari kita wujudkan cita-cita mereka. Terhadap beberapa kekurangan yang ada, marilah kita perbaiki bersama-sama," katanya.

Baca juga: DPD dukung politik luar negeri bebas aktif
Baca juga: Oesman Sapta: Pancasila alat pemersatu bangsa
Baca juga: Hanura: Kabinet hak prerogatif Presiden


Ia menegaskan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi harus menikmati buah demokrasi.

"Buah dari demokrasi itu adalah terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Oesman.

Itulah, kata dia, komitmen DPR dan DPD RI sebagai lembaga perwakilan rakyat dan daerah yang telah diberikan kepercayaan oleh rakyat.

"Kami meyakini bahwa kebhinnekaan yang ika hanya akan menjadi fakta jika pembangunan dilaksanakan secara merata," katanya.

Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar