Rapat paripurna DPRD Baubau tentang pidato kenegaraan tidak kuorum

id caleg

Suasana rapat paripurna istimewa DPRD Kota Baubau dalam mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI pada HUT Kemerdekaan ke-74 digedung DPRD setempat, Jumat. (foto ANTARA/ Azis Senong)

Baubau (ANTARA) - Rapat paripurna istimewa DPRD Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan presiden RI yang dibacakan Wali Kota Baubau AS.Tamrin tidak kuorum karena hanya sembilan orang anggota DPRD yang hadir dari 25 anggota DPRD Baubau seluruhnya.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Baubau, Kamil Adi Karim bersama Wakil Ketua La Bara, Jumat, hanya dihadiri sembilan anggota dewan yakni Feto Daud, Ari Pryadi Anas, Ahadiyat Zamani, Alianti, Irwan, Fajar Ishak, Dahilu, Yusman Fahim, dan Sri Susanti. Sedangkan 14 orang lainnya absen.

"Dari 25 anggota DPRD Baubau, 14 orang yang tidak hadir rata-rata mereka yang sudah tidak lagi terpilih pada Pilcaleg periode 2019-2024," kata Plt Sekretaris DPRD Baubau, Yaya Wirayahman.

Ia mengatakan, kegiatan paripurna HUT Kemerdekaan RI atau paripurna HUT kota bukan forum pengambilan keputusan. Sehingga walaupun tidak kuorum dapat tetap dilaksanakan.

"Jadi acara ini sifatnya biasa seperti yang kita laksanakan setiap tahun," ujarnya.

Baca juga: Pelabuhan Baubau urutan ke-7 terpadat di Indonesia selama Lebaran 2019

Baca juga: KPU Baubau persiapkan pleno penetapan anggota DPRD terpilih

Baca juga: Mahasiswa diharapkan jadi penggerak pembangunan di Baubau-Sultra


Terkait ketidakhadiran 14 anggota DPRD Baubau, menurut dia, kemungkinan mereka ada yang sedang sakit dan ada yang lagi berada di luar daerah untuk kegiatan acara pribadi.

"Yang berhalangan itu pada dasarnya ada kepentingan yang mendesak atau emergency. Jadi tidak ada maksud untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut," pungkasnya.

"Tapi memang ada kegiatan isidental yang sifatnya harus mereka hadiri ditempat lain, termasuk yang sakit dan berhalangan," tambahnya.
Nampak sejumlah kursi anggota DPRD Baubau yang kosong saat rapat paripurna DPRD Kota Baubau, Jumat. (foto ANTARA/ Azis Senong)

Dalam pidato kenegaraan Presiden, menurut dia, sangat penting, karena tidak hanya mendengarkan kebijakan-kebijakan nasional bangsa dan negara, tetapi program-program yang sifatnya sangat strategis untuk kepentingan masyarakat daerah.

Pada rapat paripurna yang digelar di gedung DPRD itu, hadir Wali Kota Baubau,Dr AS Tamrin,Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, dan Sekda Baubau,Dr Roni Muhtar.

Selain itu, hadir juga dari Forkopimda Baubau, pimpinan instansi vertikal, pejabat di lingkup Pemkot Baubau, ketua parpol, pimpinan ormas,  tokoh masyarakat, dan tokoh wanita.

Pewarta : Abdul Azis Senong
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar