Peserta SMN Makassar dibekali pengetahuan infrastruktur Papua

id Peserta SMN Makasar dibekali pengetahuan infrastruktur Papua

Peserta SMN 2019 dari Makasar mendengarkan materi infrastruktur dari PT Yodya Karya (Persero) mengenani pembangunan di Provinsi Papua (ANTARA News Papua / Hendrina Dian Kandipi)

Jayapura (ANTARA) - Peserta program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 asal Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari kedua di Jayapura dibekali pengetahuan mengenai perkembangan pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua.

Materi mengenai infrastruktur di Provinsi Papua ini dibawakan oleh PT Yodya Karya (Persero), di mana perusahaan ini merupakan Badan Usaha Milik Negara yang menjadi konsultan dalam perencanaan dan pengawasan proyek pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Bumi Cenderawasih.

Muhammad Rikul, Pimpinan Wilayah Papua dan Papua Barat PT Yodya Karya (Persero) kepada Antara di Jayapura, Jumat mengatakan pihaknya merupakan konsultan teknik konstruksi yang melakukan pengawasan pembangunan jalan Karubaga-Ilu dan Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

"Selain pembangunan jalan Karubaga-Ilu, kami juga menjadi pengawas pembangunan Jembatan Holtekamp yang menjadi ikon Papua kini dan venue-venue PON XX," katanya.

Senada dengan Muhammad Rikul, Muhammad Irfan salah satu peserta SMN 2019 dari Makassar mengatakan dirinya bersama rombongan bangga dapat mengenal aspek-aspek pembangunan di Papua, khususnya di bidang infrastruktur, melalui materi yang dibawakan oleh PT Yodya Karya (Persero).

"Melalui program SMN ini, kami secara khusus dapat belajar di berbagai bidang, misalnya melalui bidang infrastruktur dan mengetahui sejauh mana pembangunan di daerah lain, seperti Papua ini," katanya.

Siswa Mengenal Nusantara (SMN) merupakan program pertukaran pelajar antarprovinsi yang difasilitasi oleh perusahaan di bawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri (BHUN).

Tahun ini di Provinsi Papua, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) ditunjuk oleh Kementerian BUMN sebagai BUMN PIC (koordinator) program SMN di mana siswa-siswi peserta SMN dari Papua dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan, dan sebaliknya peserta SMN Sulawesi Selatan ke Jayapura, Provinsi Papua.

Kegiatan SMN 2019 akan berlangsung hingga 23 Agustus 2019 dengan peserta SMN dari Makasar berjumlah 27 orang.
Baca juga: Peserta SMN Papua berangkat ke Makassar
Baca juga: Perhutani dan Pelindo IV dampingi SMN Papua Barat di Makassar

Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar