98 Napi di Sangihe terima remisi

id 98 napi terima remisi

Bupati Jabes Gaghana menyerahkan SK remisi (1)

Sulut, Tahuna (ANTARA) - Sebanyak 98 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, menerima remisi.

Pemberian remisi diberikan saat pelaksanaan upacara bendera memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 di lapangan Lapas setempat, Sabtu.

Dari 98 Napi penerima remisi, dua orang dinyatakan bebas sedangkan 96 napi lainnya menerima remisi mulai dari satu minggu sampai lima bulan.

Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana saat membacakan amanat tertulis Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM) mengatakan, hari ini 74 tahun yang lalu kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan, bangsa Indonesia masih tetap eksis dan berdiri kokoh berdasarkan Pancasila undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945, dan Bhineka Tunggal Ika dalam bingkai negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga: Seorang narapidana tewas di Lapas Tahuna

Baca juga: 130.383 narapidana peroleh remisi Kemerdekaan Indonesia

Baca juga: 998 warga Lapas Cikarang dapat remisi kemerdekaan


Kemerdekaan yang kita nikmati sampai dengan hari ini adalah hasil kerja keras dan jerih payah para pejuang kemerdekaan.

Mereka adalah orang-orang yang rela berkorban jiwa dan raga serta harta benda demi memperjuangkan tanah air tercinta yaitu Indonesia.

Sudah menjadi kewajiban kita sebagai generasi penerus harus memiliki kemampuan bukan saja mempertahankan kemerdekaan negara kita tercinta akan tetapi juga mengisi kemerdekaan yang jauh lebih berat.

Semua harus bisa membangun serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta dengan kerja dan karya yang nyata.

Di masa perjuangan kemerdekaan, pengorbanan darah, harta dan nyawa menjadi taruhan bagi sebuah kebebasan dan masa depan bangsa, yaitu Indonesia merdeka.

"Semua perjuangan itu dilakukan dengan tulus ikhlas dan sukarela oleh para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia," kata Bupati.

Pewarta : Jerusalem Mendalora
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar