Menpar: Akses Dumai-Malaka pintu untuk datangkan wisman tercepat Riau

id menteri pariwisata arief yahya,pelabuhan dumai,rute laut baru dumai-malaka,pariwisata riau

Menteri Pariwisata Arief Yahya (dua kiri) dan Gubernur Riau Syamsuar (tiga kanan) saat kunjungan kerja ke Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Selasa (20/8/2019). (Antaranews/FB Anggoro)

Kuansing, Riau (ANTARA) - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan pemerintah mendukung pembukaan rute baru penyeberangan antarnegara dari Kota Dumai, Provinsi Riau, ke Malaka, Malaysia karena akan mendorong percepatan masuknya wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

“Dumai yang penting akses Dumai - Malaka karena itu pintu untuk datangkan wisman tercepat, seperti (dari) Singapura ke Kepri sampai 2,5 juta orang,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya kepada Antara di Teluk Kuantan, Riau, Selasa.

Pembukaan rute baru di jalur laut menggunakan kapal Roro dari Dumai ke Malaka, merupakan rencana dari Presiden Joko Widodo untuk pengembangan pariwisata di daerah perbatasan (crossborder), dimana letak Riau sangat strategis di Selat Malaka menghadap ke Malaysia dan Singapura.

“Karenanya pada akhir bulan ini akan ada uji coba Roro, dan bulan depan ada Roro dengan kapasitas besar dengan range 800 sampai 1.000 penumpang, 3.000 GT,” kata Menpar Arief Yahya.

Rute baru penyeberangan antarnegara melalui jalur laut dengan kapal yang dilayani PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yakni dari Dermaga A Pelabuhan Pelindo I Dumai dan Pelabuhan Tanjung Bruas Malaka, Malaysia, segera beroperasi mulai Oktober 2019.

Menpar Arief Yahya saat mengunjungi Terminal Penumpang Domestik Pelabuhan Bandar Sri Junjungan Kota Dumai, Provinsi Riau, mengatakan, Dermaga A Pelindo I di Dumai perlu dibangun atau direnovasi sesuai dengan kapasitas kapal sandar Roro. Sementara untuk dermaga di Malaka masih dalam pembangunan yang rencananya September 2019 baru selesai.

“PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) diminta Kemenhub untuk mendukung penyediaan Kapal Roro, untuk mempermudah konektivitas di rute ini,” katanya.

Menpar juga mengatakan, rute Dumai-Malaka bisa terealisasi pada awal Oktober 2019 sehingga diharapkan bisa menambah jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Riau.

“Kalau sudah terealisasi, rute Dumai-Malaka ini maka akan seperti rute Kepulauan Riau ke Singapura, yang mampu mendatangkan jutaan wisman,” kata Menpar.

Data yang tercatat oleh Imigrasi Dumai, total keseluruhan wisatawan mancanegara yang masuk melalui pelabuhan ini yaitu sebesar 7.447 wisman sampai dengan Juli 2019. Sedangkan khusus untuk wisatawan dari Malaysia sebesar 6.740 wisman sampai dengan Juli 2019.

Dalam kunjungan dua hari ke provinsi berjuluk Bumi Lancang Kuning ini, Menpar Arief Yahya juga berkunjung ke Kota Pekanbaru, Kota Dumai, dan Kabupaten Kuantan Singingi.


Pewarta : FB Anggoro
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar