IHSG Jumat ditutup menguat ditopang saham aneka industri-pertambangan

id IHSG

Karyawan beraktivitas di dekat grafik pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ditutup menguat ditopang saham aneka industri dan pertambangan.

IHSG ditutup menguat 16,35 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.255,59. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,87 poin atau 0,30 persen menjadi 975,25.

"IHSG menguat ditopang saham-saham sektor aneka industri dan pertambangan," kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat.

Ia mengemukakan, salah satu saham sektor aneka industri, yakni saham Astra International Tbk (ASII) menguat setelah memenangkan tender pembelian mobil pemerintah.

Sementara saham sektor pertambangan, lanjut dia, menguat setelah pemerintah merilis data produksi batubara dalam negeri yang naik 285 juta ton di tengah semester pertama tahun ini, dibarengi naiknya konsumsi batubara dalam negeri sebesar 57 juta ton.

"Adapun target pemerintah konsumsi batubara dalam negeri mencapai 128 juta ton di tahun 2019," katanya.

Sentimen eksternal, lanjut dia, bursa saham di kawasan Asia mayoritas ditutup menguat meski sebagian investor mengambil posisi aksi tunggu terhadap pidato ketua the Fed Jerome Powell di Jackson hole setelah tiga pembuat kebijakan the Fed menyuarakan resistensi untuk menurunkan suku bunga.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan IHSG mengalami "rebound" seiring pengumuman pemotongan suku
bunga BI meski sedikit terkendala sentimen ekternal yang negatif.

"Keputusan BI dinilai dapat membantu pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Pemotongan suku bunga BI juga mengikuti perubahan arah tren moneter global dimana cenderung mengarah pada pelonggaran," katanya.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI sebanyak 418.080 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,97 miliar lembar saham senilai Rp6,81 triliun. Sebanyak 204 saham naik, 189 saham menurun, dan 148 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 82,90 poin (0,40 persen) ke 20.710,91, indeks Hang Seng menguat 130,61 poin (0,50 persen) ke 26.179,33, dan indeks Straits Times melemah 17,39 poin (0,56 persen) ke posisi 3.110,35.
 


Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar