Norwegia perintahkan perusahaannya di Brazil jaga Amazon

id Norwegia,Amazon Fund,kebakaran hutan Amazon

Asap kebakaran hutan Amzon di dekat Humaita, Brazil, Sabtu (17/8/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Ueslei Marcelino/pras.

Oslo (ANTARA) - Norwegia, penyumbang utama dana untuk menghadang penggundulan hutan Amazon, pada Selasa (27/8) meminta perusahaan-perusahaan Norwegia di Brazil untuk memastikan bahwa mereka tidak ikut menjadi penyebab kerusakan hutan tropis tersebut.

Perwakilan dari perusahaan minyak Equinor, perusahaan pembuat pupuk Yara serta produsen aluminium Norsk Hydro mengikuti pertemuan pada Selasa dengan Menteri Iklim dan Lingkungan Ola Elvestuen untuk membahas kebakaran di Amazon.

Pemerintah Norwegia merupakan pemilik ketiga perusahaan itu.

"Mereka harus sadar soal rantai pasokan mereka dan memastikan bahwa mereka tidak ikut menjadi penyebab penggundulan hutan," kata Elvestuen kepada para wartawan setelah pertemuan tersebut.

Pertemuan itu ia minta digelar guna menangani kebakaran yang telah berdampak secara luas di Amazon.

Pertemuan pada Selasa juga dihadiri oleh badan dana pensiun KLP serta beberapa lembaga swadaya masyarakat bidang lingkungan untuk membahas masalah itu serta langkah-langkah apa yang bisa ditempuh untuk menyelesaikannya.

Tahun ini, hingga 25 Agustus, jumlah kebakaran yang tercatat di wilayah Amazon Brazil telah meningkat 79 persen, menurut badan penelitian luar angkasa Brazil.

Baca juga: G7 tawarkan bantuan 20 juta dolar AS untuk atasi kebakaran Amazon

Sebelumnya pada Selasa, Pemerintah Brazil di Brasilia mengatakan tidak akan mempertimbangkan tawaran dana dari negara-negara Kelompok Tujuh (G7), untuk memerangi kebakaran, sampai Presiden Prancis Emmanuel Macron menarik "penghinaan" yang dilancarkannya terhadap Presiden Brazil Jair Bolsonaro. Tawaran itu berjumlah sedikitnya 20 juta dolar AS (sekitar Rp285 miliar).

Norwegia telah selama lebih dari satu dasawarsa bekerja sama erat dengan Brazil untuk melindungi hutan tropis Amazon.

Norwegia telah memberikan dana sekitar 1,2 miliar dolar AS (sekitar Rp17 triliun) kepada Amazon Fund sehingga menjadikannya sebagai pendonor terbesar.

Sumber: Reuters

Baca juga: Pesawat perang Brazil guyur Amazon untuk perangi kebakaran hutan

Baca juga: Brazil perintahkan dubesnya tidak berlibur mengingat kebakaran Amazon
 

Pewarta : Tia Mutiasari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar