Ada empat pos gabungan bersama Pamtas Indonesia-Malaysia di Nunukan

id pamtas RI-Malaysia, nunukan,Pamtas,Kalimantan Utara

Prajurit TNI Yonif Raider 600 MDG berbaur dengan TDM pada upacara penutupam patroli patok terkoordinasi di Pos Gabungan Bersama Sei Menggaris Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. (ANTARA/Rusman)

Nunukan (ANTARA) - Empat pos gabungan bersama dibangun untuk memperkuat pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Nunukan (Kalimantan Utara).

Dua pos berada dalam wilayah NKRI, yakni Pos Gabma Sei Menggaris dan Long Midang di Kecamatan Krayan, kata 
Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif Raider 600 MDG Mayor Inf Ronald Wahyudi di Nunukan, Jumat.

Menurut dia, dua pos gabungan lainnya berada di wilayah Malaysia, yakni Pos Serudong dan Seliku.

 Di empat pos gabungan ini, prajurit TNI dan Tentara Diraja Malaysia (TDM) bergabung dalam satu lokasi, namun tetap berbeda barak atau tempat tinggal.

Baca juga: Patroli patok terkoordinasi ajang silaturahmi prajurit RI-Malaysia
Baca juga: Pawai bendera merah putih di perbatasan perairan Indonesia-Malaysia
Baca juga: Pangdam Cenderawasih: Satgas Pamtas RI-PNG harus paham protap


Pembentukan pos gabungan (gabma) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia ini sangat bermanfaat karena dapat mempererat hubungan prajurit kedua negara.

Selain itu, kata Ronald, hubungan batin dipastikan selalu terjalin dalam satu hubungan kerja yang sama menjaga tapal batas kedua negara.

Pewarta : Rusman
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar