Kemenristekdikti minta industri beri ruang bagi mahasiswa

id Sekretaris Jenderal Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Ainun Naim, Ainun Naim, kompetisi calon akuntan, APAFEST 2019, Aspiring Professi

Sekretaris Jenderal Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof Ainun Naim. (ANTARA/Indriani)

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Prof Ainun Naim meminta agar industri memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melakukan praktik kerja.

"Perguruan tinggi harus bekerja sama dengan dunia industri, agar mahasiswa bisa praktik dan merasakan bagaimana kerja di industri yang sebenarnya. Industri perlu beri ruang untuk itu," ujar Ainun saat menutup "Aspiring Professional Accountants Festival (APA Fest) di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, kesempatan yang diberikan dunia industri itu merupakan pengalaman berharga bagi mahasiswa, dan menjadi bekal bagi mereka saat lulus kuliah.

Dia memuji banyaknya gagasan unik yang dilontarkan para mahasiswa dalam kompetisi tersebut.

"Banyak gagasan unik yang dilontarkan, bagaimana profesi akuntan merespon perkembangan zaman," katanya.

Lebih dari 1.500 mahasiswa akuntansi dari sejumlah perguruan tinggi mengikuti kompetisi calon akuntan itu. Kegiatan itu diselenggarakan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang bertujuan menyiapkan akuntan profesional pada masa depan.

Para peserta berkompetisi menjadi yang terbaik serta memperoleh kesempatan untuk terhubung dan mendapat peluang kerja di beragam perusahaan terkemuka.

Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI, Prof Mardiasmo, mengatakan program tersebut bertujuan membangun jaringan antara pemberi kerja dan talenta akuntansi terbaik, serta profesi, dan fasilitator.

"Talenta terbaik yang ditempatkan di entitas terbaik, akan menghasilkan daya ungkit yang luar biasa bagi perekonomian nasional dan perkembangan profesi akuntan di masa depan," kata Mardiasmo.

Baca juga: LL Dikti kerja sama dengan Kadin tingkatkan keterampilan mahasiswa
Baca juga: Pupuk Indonesia gelar magang bersertifikat bagi 20 perguruan tinggi
Baca juga: Kementan gandeng enam perusahaan tingkatkan kapasitas mahasiswa

Pewarta : Indriani
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar