Pemerintah Aceh bebaskan sewa di KIA Ladong

id Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah ,pemerintah aceh,kia ladong,skpa

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meninjau langsung Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong Aceh Besar, Kamis(5/9/2019). ANTARA/M Ifdhal

Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Aceh melalui PT Pembangunan Aceh (PEMA) akan memberikan insentif berupa bebas biaya sewa kepada pengusaha yang akan berinvestasi di Pusat Logistik Berikat, Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kabupaten Aceh Besar.

“Salah satu kemudahan yang kita berikan kepada pengusaha yang akan berinvestasi di KIA Ladong Aceh Besar adalah bebas biaya sewa lokasi selama lima tahun. Ini juga merupakan bagian untuk mewujudkan kawasan ini sebagai pusat ekonomi Aceh di masa mendatang” kata Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di KIA Ladong, Aceh Besar, Kamis.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela kunjungan langsung ke KIA Ladong dalam rangka sikronisasi antara pengelola yakni PT PEMA, pihak Pemerintah Aceh dan tenan atau investor pengguna lahan.

“Alhamdulillah pasca peletakan batu pertama pembagunan Pusat Logistik Berikat dan Pergudangan Terpadu tidak ada persoalan yang berarti dan kehadiran hari ini di sini untuk menyeselaikan masalah teknis,” katanya.

Ia menyebutkan PT Trans Continent mendapatkan lokasi seluas sepuluh hektare lahan dalam rangka menjalankan investasinya di kawasan KIA Ladong Aceh dan untuk pembersihan kawasan perusahaan tersebut menggunakan dana sendiri.

“Pada tahun 2018 memang belum ada perusahaan yang akan berinvestasi di KIA Ladong sehingga dianggarakan melalui APBA untuk pembersihan lahan dan pada tahun 2019 Trans Continent berkomitmen untuk berinvestasi di KIA Ladong sehingga dilakukan peletekan batu pertama yang saat ini pengerjaannya terus dilaksanakan,” katanya.

Ia mengatakan dengan kehadiran perusahaan tersebut, maka ada sebagain lokasi yang saat ini telah dikerjakan pembersihan lahan melalui APBA masuk dalam kawasan yang diperuntukkan bagi Trans Continent.

“Alhamdulillah ini sudah kita selesaikan, untuk lokasi yang sudah dibersihkan oleh rekanan melalui APBA agar segera dibuatkan berita acara sehingga nantinya tidak menjadi temuan dan melanjutkan pembersihannya di KIA Ladong sesuai dengan kontrak,” katanya.

Ia berharap dengan insentif yang diberikan dan termasuk utilitas lainnya yang akan disiapkan oleh Pemerintah Aceh akan mampu menjadikan Pusat Logistik Berikat KIA Ladong mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menurunkan angka kemiskinan di provinsi setempat.

Kawasan KIA Ladong yang terletak di Gampong Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar memiliki luas sekitar 66 hektare.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Direktur Utama PT PEMA, Zubir Sahim, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Aceh, Makmur Budiman dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait.

Pewarta : M Ifdhal
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar