NU-XOX Mobile jalin kerja sama

id NU Mobile,Said Agil

Ketua Umum PBNU K.H. Said Aqil Siroj dan Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini menghadiri Pelatihan NU Mobile di XOX Mobile, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia, Jumat (6/9/2019). ANTARA/Agus Setiawan

Kuala Lumpur (ANTARA) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan kerja sama dengan dengan perusahaan telekomunikasi (telco) Malaysia XOX Mobile dengan meluncurkan NU (Nusantara) Mobile.

Peluncuran NU Mobile ditandai dengan pelatihan khusus di Kantor XOX Mobile Malaysia Menara Lien Hoe Persiaran Tropicana Petaling Jaya, Selangor, Jumat, dengan dihadiri Ketua Umum PBNU K.H. Said Aqil Siroj, Sekjen Ahmad Helmy Faishal Zaini, dan CEO XOX Sdn Bhd Ng Kok Heng.

"Sudah dua tahun yang lalu kita rintis kerja sama dengan XOX untuk transfer teknologi kepada warga NU, khususnya yang ada di pedesaan, agar mereka melek teknologi, khususnya media sosial dan IT," kata Said Aqil ketika ditemui usai acara.

Yang kedua, ujar dia, ada sedikit keuntungan yang bisa dimanfaatkan untuk operasional NU dan warga nahdliyin yang membutuhkan.

"MoU-nya sudah dua tahun lalu sedangkan di Malaysia ini mereka dilatih dahulu agar menjadi diler dalam waktu yang cepat karena orang Indonesia di Malaysia ini jumlahnya jutaan," ujar dia.

Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faisal Zaini mengatakan pihaknya mengapresiasi PCINU Malaysia atas kerja sama dengan XOX Mobile.

"Saya apresiasi bahwa PCINU sudah menempuh jalan yang benar dalam menghadapi revolusi industri 4.0," katanya.

Baca juga: Menkominfo ingatkan pemanfaatan medium teknologi digital kepada media

Ia mengatakan saat ini telepon seluler sudah bukan barang mewah lagi dan semua pembayaran sudah bisa dilakukan dengan aplikasi.

"Dakwah sekarang harus menggunakan sosial media, ormas yang tidak gunakan sosmed jadi fosil sejarah," katanya.

Helmy mengatakan saat ini perusahaan taksi besar namun tidak memiliki mobil demikian juga ada toko buku besar tetapi tidak ada toko bukunya secara fisik.

"Ekonomi digital berubah dahsyat. Pasar tradisional akan tutup demikian pula ormas juga akan tutup bila tidak ikut melakukan digitalalisasi," katanya.

Baca juga: JK: Teknologi komunikasi efisiensi urusan kepemerintahan

Pewarta : Agus Setiawan
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar