Kemenag Sumsel terus pantau jamaah haji sakit di Arab

id Haji

Jamaah Embarkasi Palembang (Dok.Antara)

Palembang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan terus memantau kondisi jamaah yang belum bisa pulang ke tanah air karena sakit di Arab Saudi.

"Ada dua jamaah haji Embarkasi Palembang yang masih dalam perawatan di rumah sakit Arab Saudi dan itu terus dipantau," kata Humas Kanwil Kemenag Sumatera Selatan H Saefudin Latief di Palembang, Sabtu.

Jamaah Embarkasi Palembang yang masih dalam perawatan itu yakni Aminah Sulai Latif asal Bangka Tengah dan Hoirin Muhammad Qodri asal Musi Banyuasin.

Ia mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk mengetahui kondisi terkini jamaah yang masih dalam perawatan tersebut.

"Mudah-mudahan jamaah tersebut cepat sembuh sehingga mereka dapat berkumpul bersama keluarga, namun bila masih dalam perawatan biaya masih ditanggung pemerintah," ujarnya.

Selain sakit ada lagi jamaah Sumsel yang terpisah dari rombongan dan itu juga masih terus dilakukan pencarian.

Sebagaimana Embarkasi Palembang tahun ini memberangkatkan 8.509 jamaah dengan rincian 7.166 asal Sumsel, 1.248 dari Bangka Belitung, dan 95 petugas kloter.

Dari jumlah yang berangkat ke Tanah Suci, total jamaah yang telah kembali ke Tanah Air berjumlah 8.494 jamaah dengan rincian 7.155 asal Sumsel, 1.244 asal Babel, dan 95 petugas kloter.

Hal ini karena ada 12 jamaah yang meninggal di Arab Saudi dengan rincian sembilan asal Sumsel dan tiga orang asal Kepulauan Bangka Belitung.

Baca juga: 12 jamaah Embarkasi Palembang meninggal di Arab Saudi
Baca juga: Jamaah haji asal Embarkasi Palembang yang meninggal di Saudi 10 orang
Baca juga: Jamaah Kloter sepuluh embarkasi Palembang pulang dengan selamat

 

Pewarta : Ujang Idrus
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar