KKP lakukan bersih pantai dukung Sail Nias

id aksi bersih pantai,sail nias

Sejumlah siswa yang tergabung dalam Pramuka Saka Bahari menampilkan pertunjukan tarian nusantara di kegiatan Sail Nias di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Rabu (11/9/2019). Para siswa yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia yang tergabung dalam Pramuka Saka Bahari tersebut berpartisipasi kegiatan Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) 9 bersama KRI Tanjung Kambani-971 untuk memeriahkan rangkaian kegiatan Sail Nias. ANTARA FOTO/Septianda Perdana/hp. (ANTARA FOTO/SEPTIANDA PERDANA)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil melakukan aksi bertajuk Gerakan Bersih Pantai dan Laut (GBPL) di Pantai Teluk Dalam, Nias Selatan, Kamis, dalam rangka mendukung penyelenggaraan Sail Nias 2019.

"Hari ini KKP melakukan Gerakan Bersih Pantai dan Laut di Pantai TPI Teluk Dalam, Nias Selatan dalam rangka menyukseskan penyelenggaran Sail Nias 2019 yang puncak acaranya akan digelar di Teluk Dalam Nias Selatan," kata Kepala Subdit Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP Sapta Putra Ginting dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Sapta menyampaikan bahwa GBPL di Teluk Dalam, Nias Selatan bertujuan untuk memberikan pendidikan dan penyadaran kepada masyarakat untuk mengurangi sampah plastik yang ada di darat dan yang masuk ke laut.

GBPL merupakan program KKP yang telah diselenggarakan sejak tahun 2002 dan terus berlangsung di tiap tahunnya, dan saat ini menjadi bagian dari Rencana Aksi Nasional pengendalian sampah plastik yang masuk ke laut, yang telah ditetapkan dengan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut.

Kegiatan GBPL yang diikuti lebih dari 100 peserta yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat sekitar berhasil mengumpulkan 321 kilogram sampah yang terdiri dari 226 kilogram sampah non-organik dan 75 kilogram sampah organik.

Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, dinilai sangat layak menjadi salah satu destinasi wisata bahari kelas dunia mengingat berbagai potensi wisata bahari yang ada di daerah itu sangat memikat wisatawan.

Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Taufik Madjid di Teluk Dalam, Rabu (11/9), mengatakan, Kabupaten Nias Selatan memiliki banyak objek wisata terutama destinasi wisata bahari.

"Potensi itu sudah diakui dunia dan tentunya Nias Selatan sangat layak menjadi salah satu destinasi wisata bahari dunia," katanya terkait digelarnya Nias Pro International Surfing yang digelar di Pantai Sorake, Nias Selatan dari 10 hingga 15 September 2019.

Nias Pro International Surfing merupakan bagian dari kegiatan Sail Nias 2019 yang acara puncaknya pada 14 September mendatang akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

Ia mengatakan pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan ekonomi masyarakat yang ada di desa-desa di seluruh daerah termasuk dengan terus mempromosikan berbagai destinasi wisata.

Karena sama diketahui bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang yang benar-benar kaya akan sumber daya alam seperti halnya destinasi wisata di Pantai Sorake yang saat ini menjadi tempat digelarnya surfing tingkat internasional yang diikuti 26 peserta dari 15 negara.

Baca juga: Dukung Sail Nias, Basarnas kerahkan kekuatan maksimal

Baca juga: Pemkab matangkan persiapan puncak Sail Nias 2019

Baca juga: Pemkab Nias Selatan jadikan pariwisata fokus pembangunan


 

Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar