Jasa Marga prihatin vandalisme di "underpass" Karanglo Malang

id Vandalisme underpass Karanglo Malang, proyek underpass Karanglo, Underpass Karanglo dicorat-coret, corat-coret underpass Karanglo

Coretan di dinding underpass Karanglo, Kabupaten Malang, Jatim yang dikeluhkan masyarakat, sebab mengotori keindahan lokasi tersebut (Jasa Marga Pandaan-Malang / Antara Jatim)

Malang, Jatim (ANTARA) - PT Jasa Marga Pandaan-Malang (JPM) prihatin dengan aksi vandalisme atau coretan dinding pada proyek jalan bawah atau underpass di Karanglo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, karena belum setahun proyek itu rampung sudah dikotori keindahannya oleh aksi coretan tersebut.

Humas Jasa Marga Pandaan-Malang, Agus Tri Antyo di Malang, Sabtu mengakui sangat prihatin, sebab underpass yang sudah didesain bagus dan dibangun dengan biaya mahal itu harus terkotori keindahanya oleh aksi corat-coret yang tidak jelas tujuannya.

"Jalan bawah bagus dan mahal, serta belum digunakan lama sudah dicorat-coret," keluh Agus, kepada wartawan yang tergabung dalam grup Info Media Tol Jatim.

Agus mengaku, selain dirinya, beberapa pejabat PT JPM yang juga merupakan anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk tersebut geram melihat aksi vandalisme di underpass Karanglo.

Bahkan, Direktur Utama PT JPM, Agus Purnomo berjanji akan memberikan hadiah kepada siapa saja yang bisa menangkap pelaku vandalisme, meski nominal hadiahnya tidak disebutkan.

Sementara itu, aksi vandalisme di tembok underpass Karanglo diduga dilakukan pada Sabtu (14/9) dini hari oleh seseorang yang mengendarai roda dua.

Beberapa pengguna jalan yang melihatnya, sempat menegur pelaku namun kemudian malah melarikan diri dan kabur dengan menggunakan motornya.

Proyek underpass Karanglo dibangun dengan panjang sekitar 343 meter, rinciannya bentang sisi utara (arah Malang) 152 meter, bentangan tengah (persis posisi terowongan) 38 meter, dan bentang sisi selatan (arah Surabaya) 153 meter, dengan nilai anggaran sekitar Rp80 miliar.

Baca juga: Cagar budaya Jembatan Pangukan jadi sasaran aksi vandalisme
Baca juga: Polisi masih selidiki kasus vandalisme di Solo

Pewarta : A Malik Ibrahim
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar