Manfaatkan pos kesehatan untuk warga terdampak asap, imbau Kemenkes

id Kebakaran hutan,Kebakaran hutan lahan,Karhutla,Kementerian Kesehatan

Tim Medis TNI memberikan bantuan oksigen kepada seorang anak yang mengalami gangguan pada pernapasan akibat kabut asap dampak Karhutla di posko kesehatan Kodim 0301 Pekanbaru, Riau, Minggu (15/9/2019). ANTARA FOTO/Rony Muharrman/aww.

Surabaya (ANTARA) - Kementerian Kesehatan menyatakan warga terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah dianjurkan untuk memanfaatkan pos dan fasilitas kesehatan yang telah disediakan untuk penanganan agar kesehatan masyarakat tidak bertambah buruk.

"Pos kesehatan telah disediakan di mana-mana, segera datangi pos kesehatan kalau merasa ada yang tidak beres dengan pernapasan. Begitupun dengan gejala penyakit lain segera konsultasikan ke pos kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dalam keterangan pers yang diterima di Surabaya, Senin.

Karhutla yang melanda Provinsi Riau, Jambi Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan telah mengakibatkan banyak warga terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Oscar mengimbau masyarakat di wilayah terdampak asap karhutla untuk memanfaatkan pos kesehatan bila terasa sesak pernapasannya.

Pos kesehatan telah disediakan di masing-masing wilayah. Untuk sementara jumlah pos kesehatan yang diterima Kemenkes di antaranya 15 pos di Palangkaraya, 39 pos di Jambi dan menyiagakan 168 Puskesmas, 16 pos di Kalimantan Selatan.

Kemenkes mengimbau seluruh RS mendirikan pos kesehatan dan seluruh Puskesmas disiagakan.

Berdasarkan data Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes hingga Minggu (15/9), penderita ISPA di Riau pada 1-15 September 2019 mencapai 15.346 orang, di Jambi selama Juli-Agustus mencapai 15.047 orang, Sumatera Selatan dari Maret-September tertinggi ada di Palembang dengan jumlah 76.236 orang.

Sementara di Kalimantan Barat hingga Juli berjumlah 15.468 orang, di Kalimantan Tengah penderita ISPA tertinggi ada di Palangkaraya dengan jumlah 11.758 orang sejak Mei-September, Kalimantan Selatan paling tinggi di Banjarbaru sebanyak 10.364 orang sejak Juni-Agustus.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes drg. Widyawati mengatakan pihaknya telah mendistribusikan logistik kesehatan ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Jambi, dan Kalimantan Tengah.

“Kemarin BTKLPP (Balai Teknis Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit) Batam membagikan masker ke empat kabupaten di Riau, Siak, Pelalawan, Inhu, dan Inhil) serta Kabupaten Muaro Jambi dan kota Tanjung Pinang,” kata Widyawati.

Selain itu, tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Pekanbaru juga membagikan masker kepada petugas bandara dan penumpang.

Baca juga: Kemenkes: Pelayanan kesehatan daerah terdampak karhutla ditingkatkan

Baca juga: Kemenkes lakukan koordinasi sementara warga sesak asap karhutla

Baca juga: Optimalisasi dampak kesehatan akibat kabut asap Kemenkes kembali kirim bantuan


Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar