Dinkes dan TNI/Polri gelar pelayanan gratis pascademo rusuh

id Dinkes, baksos, warga Jayapura

Suasana pelayanan kesehatan diatas kapal KRI (ANTARA/HO/Dokumen Dinkes Papua)

Jayapura (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Papua bersama TNI/Polri menggelar bakti sosial (baksos) dengan memberikan pengobatan dan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat di kota tersebut.

Baksos ini dilakukan dalam rangka menjaga keamanan di wilayah Papua khususnya di Kota Jayapura pascademo rusuh pada 29 Agustus 2019 lalu.

Baca juga: Tarian Papua spektakuler ramaikan pembukaan FLS2N 2019
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr Ni Nyoman Sri Antari di Jayapura, Senin, baksos itu sudah dilakukan bersama aparat TNI/Polri di atas Kapal Rumah Sakit KRI dr Suharso-990 di Dermaga Basarnas Dok IX Jayapura pada Minggu (15/9).

Ni Nyoman mengatakan, sebelumnya pascademo pihaknya melakukan pelayanan kesehatan kepada warga Kota Jayapura di Kantor Gubernur Papua, pasien yang mendapat pelayanan kesehatan kala itu sebanyak 858 pasien.

Kemudian, kata dia, pelayanan kesehatan kepada warga secara gratis di atas Kapal Rumah Sakit KRI dr Suharso-990 sebanyak 1.378 pasien. Seribuan lebih pasien itu mendapat pengobatan dan pelayanan kesehatan secara gratis di atas kapal.

Sedangkan pasien yang langsung dioperasi di atas kapal sebanyak 19 pasien, ada yang operasi kecil maupun besar.

Baca juga: Ormas Nusantara Biak ikut menjaga Papua tanah damai

"Sembilan belas pasien ini sudah di operasi ada yang operasi kecil, dan ada juga yang operasi besar di atas kapal kemarin, penyakit yang diderita tidak terlalu parah," katanya.

Sebenarnya, menurut dia, kapal itu sudah hampir dua minggu berlabuh di Pelabuhan Jayapura dan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.

"Tetapi untuk bakti sosial (baksos) dengan memberikan pengobatan dan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat baru dilakukan pada Minggu kemarin saja," ujarnya.

Baca juga: Polres Puncak Jaya gelar patroli serta sambang warga
 

Pewarta : Musa Abubar
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar