Demonstrasi DPR, PT KAI tempatkan petugas amankan jalur KRL

id Demonstrasi DPR, PT KAI, KRL, Tanah Abang, Palmerah

Ratusan massa dan pelajar berhadapan dengan petugas kepolisian saat unjuk rasa di dekat Gedung DPR/MPR RI Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2019). ANTARA/Fathur Rochman/aa. (ANTARA News/Fathur Rochman)

Jakarta (ANTARA) - Mengantisipasi demonstrasi massa di gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin, PT KAI Daop 1 Jakarta menempatkan sejumlah petugas untuk mengamankan jalur KRL Tanah Abang-Kebayoran agar tetap berjalan normal.

"Untuk perjalanan kereta lintas Tanah Abang - Kebayoran masih normal, PT KAI Daop 1 menempatkan sejumlah petugas untuk melakukan pengamanan jalur," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa melalui pesan tertulisnya yang diterima ANTARA di Jakarta.

Eva mengatakan dalam pengamanan jalur ini pihaknya juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk sama-sama mengamankan jalur pada saat kereta akan melintas.

Baca juga: Demonstrasi DPR, orasi massa aksi masih berlanjut

Sebelumnya Eva menginformasikan perjalan kereta api 'commuter Line' di Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah sejak Senin pagi berjalan normal, tidak ada hambatan ataupun gangguan yang terjadi dengan adanya aksi demonstrasi.

Baca juga: Demonstran pelajar di dekat Stasiun Palmerah mulai lempari polisi

"Masih normal saat ini," kata Eva.

Hingga Senin sore demonstrasi massa terus berlanjut menyebar di sejumlah titik seperti di belakang gedung DPR/MPR, Stasiun Palmerah, Pancoran, dan flyover Slipi.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir telah terjadi demonstrasi yang diinisiasi oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia.

Baca juga: Massa merangsek ke belakang Gedung DPR, akses Jalan Gelora ditutup

Mereka menuntut tujuh hal dengan tuntutan utama menolak RKUHP, RUU Pertambangan Minerba, RUU Pertanahan, RUU Permasyarakatan, RUU Ketenagakerjaan.

Selain itu mereka mendesak UU KPK dan UU SDA dibatalkan serta disahkannya RUU PKS dan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

 

Ratusan pelajar berunjuk rasa di depan gedung DPR


Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar