Antisipasi musim hujan, "Prokasih" gencar digelar di Denpasar

id Pemkot Denpasar, Program Prokasih, Gelontor Sungai dan Got

Pemkot Denpasar gencar menggelar "Prokasih" sebagai upaya mengantisipasi musim hujan yang bisa memnyebabkan banjir. (FOTO ANTARA/Komang Suparta/IST/2019)

Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kota Denpasar, Bali secara gencar melakukan "Program Kali Bersih (Prokasih)" yakni pembersihan sampah yang berada di selokan atau got, sebagai salah satu upaya mengantisipasi musim hujan.

"Kami setiap hari menggerakkan 11 armada 'dump truck' dengan 300 tenaga kebersihan Prokasih Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Denpasar untuk menjaga kebersihan sungai dan selokan yang ada di lingkungan masyarakat," kata Kepala DPUPR Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta di Denpasar, Jumat.

Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi kegiatan rutin tenaga Prokasih Denpasar yang dilakukan untuk menjaga kebersihan khususnya di kawasan sungai, sehingga ketika musim hujan genangan air bisa berkurang.

Karena itu, pihaknya membutuhkan peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga lingkungan tetap bersih dan ketika musim hujan tak ada banjir di kota setempat.

Menurut dia keberadaan aliran sungai, khususnya di Kota Denpasar juga sebagai kawasan suci yang sering berkaitan dengan upacara agama oleh masyarakat, sehingga menjadi salah suatu hal yang mendasari kegiatan ini.

Di samping itu, kata dia, Pemerintah Kota Denpasar pun sudah melakukan berbagai terobosan untuk memperindah sungai agar menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat, seperti contohnya Sungai (Tukad) Badung dan Tukad Bindu.

"Kami berharap dengan adanya kegiatan rutin yang kami laksanakan masyarakat bisa secara bersama-sama untuk termotivasi menjaga kebersihan sungai dari pencemaran sampah," katanya.

"Mari kita sadari bersama-sama betapa pentingnya keberadaan sungai dan kita dapat melakukan upaya nyata mendukung pelestarian dan fungsi sungai mengingat sungai di Denpasar kini sudah semakin baik," tambah Jimmy Sidartha.
 

Menteri LHK resmikan pemasangan penjernih sungai di Tukad Badung



Sementara itu, seorang warga masyarakat Kecamatan Denpasar Utara, Made Kartika sangat mengapresiasi para petugas Prokasih Denpasar yang selalu sigap menjaga kebersihan sungai.

Selain itu, kata dia, juga sebagai langkah mengantisipasi terjadinya banjir pada saat musim penghujan tiba. Terlebih saat ini Pemkot Denpasar terus mengimbau untuk tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah.

"Mari kita jaga bersama-sama kebersihan sungai. Pemkot Denpasar sudah melakukan perbaikan-perbaikan dan penataan sungai di Kota Denpasar," katanya.

Baca juga: Kementerian PUPR bangun pengendali banjir Tukad Mati Denpasar

Baca juga: Beberapa sekolah di Denpasar diliburkan karena banjir

Baca juga: Denpasar diguyur Hujan, Banjir Lagi

Pewarta : I Komang Suparta
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar