PDI Perjuangan: Selamat ulang tahun Ke-74 TNI

id Ulang tahun TNI,Alutsista,Pasukan perdamaian TNI

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (Antaranews/Riza Harahap)

Jakarta (ANTARA) - PDI Perjuangan mengucapkan selamat ulang tahun ke-74 kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang menyelenggarakan puncak peringatan ulang tahunnya di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (5/10).

"PDI Perjuangan bangga dengan soliditas, profesionalitas, dan kokohnya TNI sebagai kekuatan penjaga kedaulatan nasional Indonesia. TNI adalah tentara yang lahir dari rakyat, dari jiwa revolusi kemerdekaan Indonesia, dan telah terbukti kepeloporannya dalam menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, melalui pernyataan tertulisnya, Sabtu.

Menurut Hasto, dalam sejarah perjuangan yang panjang, Presiden pertama RI Soekarno menyatakan, Indonesia yang baru merdeka memerlukan angkatan perang yang solid dan menyatu dengan rakyat.

Presiden Soekarno melalui pidatonya di Radio Republik Indonesia, pada 23 Agustus 1945, menegaskan bagaimana pembentukan Badan Keamanan Nasional yang merupakan angkatan perang Indonesia.

"Bung Karno telah membangun Angkatan Perang Indonesia, menjadi kekuatan militer terkuat di belahan bumi paling selatan pada era perang dingin, dan sukses membebaskan Irian Barat dari belenggu kolonialisme," katanya.

Menurut dia, PDI Perjuangan percaya bahwa TNI dengan jiwa saptamarga mampu mengemban tugas sejarah baik ke dalam sebagai penjaga kedaulatan negara, maupun ke luar di dalam perjuangan mewujudkan perdamaian dunia.

Dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia tersebut, kata dia, TNI sangat disegani. "Kehebatan Pasukan TNI di kancah internasional telah diakui dunia di dalam menjalankan misi Perdamaian PBB," katanya.

PDI Perjuangan, kata dia, memberikan dukungan penuh kepada kebijakan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan profesionalisme TNI, peningkatan kesejahteraan prajurit, dan meningkatan seluruh kekuatan pertahanan melalui pengembangan dan penguasaan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) modern.

Baca juga: Pangdam Sriwijaya: Profesionalisme prajurit terus ditingkatkan

Baca juga: Pemerintah tambah 60 jabatan perwira tinggi TNI

Baca juga: Kapolda Bali: TNI dan Polri adalah tulang punggung keamanan

Pewarta : Riza Harahap
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar