Menantu Elvy Sukaesih diciduk hingga Rp12 miliar untuk antivirus

id Berita Kemarin

Pengguna layanan otoped listrik (skuter listrik) manfaatkan akhir pekan mengendarai transportasi jarak dekat di Bundara HI, Jakarta, Minggu (29/9/2019). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Jakarta (ANTARA) - Beragam berita dan peristiwa di Jakarta yang terjadi pada Sabtu (5/10), disiarkan Kantor Berita Antara dan masih layak dibaca kembali sebagai informasi dan referensi yang bisa mengisi waktu di hari Minggu.

Pada Sabtu kemarin, dikabarkan bahwa menantu Elvi Sukaesih diciduk Polda Metro Jaya terkait penyalahgunaan narkotika, polemik skuter listrik di Indonesia, rekayasa lalu lintas di Puncak, hingga Rp12 miliar diajukan Pemprov DKI Jakarta untuk pengadaan anti virus dan lisensi perangkat lunak (software).

Berikut rangkuman berita yang disiarkan Kantor Berita Antara pada Sabtu (5/10):
1. Menantu Elvy Sukaesih ditangkap, polisi temukan 1,07 gram sabu

Jakarta (ANTARA) - Polisi menemukan sabu-sabu sebanyak 1,07 gram saat mengamankan menantu penyanyi dangdut Elvy Sukaesih yang diketahui bernama Muhamad bin Anis B, Sabtu dini hari.

"Petugas menemukan dua plastik klip berisi sabu masing-masing seberat 0,33 gram dan satu plastik klip sabu seberat 0,41 gram," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Sabtu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. Pengamat sebut skuter listrik di Indonesia perlu dikaji ulang

Jakarta (ANTARA) - Pengamat perkotaan dari Rujak Center for Urban Studies (RCUS) Elisa Sutanudjaja mengatakan kehadiran skuter atau otoped listrik di Indonesia perlu dikaji ulang dari sisi keselamatan untuk dioperasikan di jalan umum.

Pernyataan Elisa itu didasarkan pada penelitian Forbes.com tentang penggunaan skuter listrik di Amerika Serikat (AS) yang dilakukan pada 1 September 2017 sampai 31 Agustus 2018.

Hasil penelitian tersebut mencatat sebanyak 249 orang terlibat dalam kecelakaan saat mengoperasikan skuter listrik di jalan umum.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

3. PSI pertanyakan Rp12 miliar lisensi software-antivirus 2020 DKI

Jakarta (ANTARA) - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mempertanyakan pengajuan anggaran sebesar Rp12 miliar pengadaan lisensi perangkat lunak (software) dan antivirus oleh Pemprov DKI Jakarta pada 2020.

Anggota Fraksi PSI, William Aditya Sarana di Jakarta, Sabtu, mengaku heran setelah mengetahui dari dokumen Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2020 mengenai plafon anggaran tersebut.

Hal itu karena nilainya membengkak dari 2019 ini sebesar Rp200 juta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

4. Rp24,9 miliar anggaran pariwisata Kepulauan Seribu belum diserap

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak Rp24,99 miliar anggaran belanja langsung pada Sub Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta belum diserap hingga awal Oktober 2019.

Catatan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, di Jakarta, Sabtu menyebutkan , alokasi belanja langsung APBD dinas tersebut sebesar Rp39,63 miliar, namun anggaran terserap per tanggal 5 Oktober 2019 sebesar Rp14,64 miliar atau 36,95 persen.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

5. BPTJ siapkan rekayasa lalu lintas baru di kawasan Puncak

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan beserta instansi terkait mempersiapkan sistem manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) baru untuk mengurai kemacetan di Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, khususnya pada setiap akhir pekan.

"Sistem ini akan uji coba 27 Oktober 2019 dan diharapkan dapat menjadi opsi, selain sistem buka tutup yang sudah diterapkan puluhan tahun hingga saat ini," kata Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar