4.000 ASN se-Indonesia hadiri Pornas Korpri di Babel

id Pornas Korpri

Pjs Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yulizar Adnan. ANTARA/Aprionis

Pangkalpinang (ANTARA) - Sebanyak 4.000 aparatur sipil negara se-Indonesia akan hadir di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung guna mengikuti Pekan Olahraga Nasional  Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) ke-15 pada 10-18 November 2019.

"Kami mengingatkan pengelola hotel untuk lebih meningkatkan pelayanan dan tidak menaikkan harga kamar hotel selama penyelenggaraan Pornas Korpri ini," kata Pjs Sekda Provinsi Kepulauan Babel, Yulizar Adnan saat memimpin Sosialisasi ASN Agen Perubahan di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan saat ini peserta Pornas Korpri ke-15 yang sudah mendaftar sebanyak 2.600 lebih dan diperkirakan akan bertambah sampai 4000 orang ASN se-Indonesia di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Babel.
Baca juga: 3.500 PNS berpartisipasi dalam Pornas Korpri XII

"Kita harus menyambut dan melayani ASN provinsi,kabupaten dan kota se-Indonesia dengan sebaik-baiknya, agar mereka terkesan dan mau kembali lagi ke Babel untuk berwisata," ujarnya.

Oleh sebab itu, manajemen hotel yang ada di Provinsi Bangka Belitung untuk meningkatkan pelayanannya secara maksimal, dan tidak menaikan harga kamar hotel dengan alasan karena ada evant besar.

“Kita sudah rapat dan sudah disampaikan ke PHRI dan meminta untuk menampung semua perserta dari berbagai kontingen yang hadir di Babel," katanya.
Baca juga: Jatim Juara Umum Pornas Korpri II

Ia berharap PHRI Babel untuk membuat informasi hotel-hotel mana saja yang masih kosong. PHRI diharapkan untuk membuat semacam informasi, hotel-hotel mana saja yang masih bisa ditempati dan mana yang sudah penuh.

"Kami imbau seluruh peserta kontingen, official dan susunan kepanitiaan yang ikut pada ajang kegiatan Pornas Korpri, untuk memboking hotel jauh-jauh hari agar peserta begitu tiba di Babel bisa langsung menuju hotel untuk beristirahat dan mempersiapkan segala sesuatunya," katanya.
Baca juga: Juara Pornas Korpri dipertimbangkan dipercepat kenaikan jabatannya
 

Pewarta : Aprionis
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar