Angka pembuatan paspor di Solo meningkat

id Pembuatan paspor, festival pelayanan publik,bandara adi soemarmo,penerbangan luar negeri

Pelayanan pembuatan paspor oleh Kantor Imigrasi di Festival Pelayanan Publik Pemerintah Kota Surakarta. ANTARA/Aris Wasita.

Solo (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menyatakan angka pembuatan paspor di Kota Solo terus meningkat seiring dengan dibukanya rute baru penerbangan ke luar negeri melalui Bandara Adi Soemarmo.

"Pada tahun ini ada kenaikan cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta Said Ismail di sela Festival Pelayanan Publik Pemerintah Kota Surakarta di Mal Solo Paragon, Selasa.

Ia mengatakan jika sebelumnya jumlah pengajuan paspor secara "online" sekitar 120 paspor/hari, pada tahun ini naik menjadi 170 paspor/hari.

Sejauh ini, dikatakannya, pengajuan paspor untuk keperluan ibadah haji dan umrah memberikan kontribusi tinggi. Bahkan, untuk paspor keperluan umrah memberikan kontribusi hingga 40 persen dari total pengajuan yang ada.

Meski jumlah pengajuan pembuatan paspor mengalami kenaikan, pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, salah satunya dengan pembatasan kuota.

Baca juga: PHRI sebut belum lihat dampak positif penerbangan internasional Solo

"Untuk di Kantor Imigrasi Colomadu sebanyak 100 peserta/hari dan untuk Kantor Imigrasi di Sukoharjo sebanyak 80 peserta/hari. Adapun dari target selama satu tahun ini per Oktober 2019 sudah terpenuhi 80 persen," katanya.

Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan festival pelayanan publik tersebut, Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo mengatakan tujuannya untuk memenuhi tuntutan inovasi yang dibutuhkan masyarakat.

"Selama ini citra pelayanan di lembaga pemerintah terkesan lambat dan berbelit-belit menjadi perhatian khususnya dalam percepatan pelayanan. Oleh karena itu, percepatan inovatif terus dilakukan," katanya.

Ia mengatakan Pemkot Surakarta terus menekankan pada aspek transparansi, akuntanbilitas, responsif, dan efisiensi dalam pelayanan kepada publik.

"Harapannya festival ini bisa menjadi media publikasi pelayanan publik dari berbagai instansi di bawah Pemerintah Kota Surakarta," katanya.

Baca juga: Tak lama lagi, rute Solo-Kuala Lumpur dibuka via Malaysia Airlines

Pewarta : Aris Wasita
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar