SKK Migas-KKKS gandeng Lantamal latihan gabungan tumpahan minyak

id SKK Migas, Mubadala, penanggulangan tumpahan minyak, Balikpapan, Kaltim

Kepala Divisi Penunjang Operasi Keselamatan Minyak dan Gas Bumi (POKMG) Bagus B Edvantoro disela Latihan Gabungan Penanggulangan Tumpahan Minyak di Balikpapan, Kaltim, Rabu (27/11/2019). ANTARA Foto/Suriani Mappong

Makassar (ANTARA) - Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas)-Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) areal Kalimantan dan Sulsawesi (Kalsul) bersama Lantamal XIII Tarakan siap melakukan latihan gabungan penanggulangan tumpahan minyak di lokasi simulasi di perairan Sepinggan, Kalimantan Timur.

"Kegiatan itu diawali dengan penandatangan nota kesepahaman prosedur tetap (Protap) dengan stakeholder terkait hari ini dan besok digelar latihan gabungan," kata Kepala Divisi Penunjang Operasi Keselamatan Minyak dan Gas Bumi (POKMG) Bagus B Edvantoro di Balikpapan, Kaltim, Rabu.

Menurut dia, latihan gabungan ini yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan diantaranya SRT, CRT, TNI AL, KPLP, Hubla dan KSOP diawali dengan penandatanganan prosedur tetap (Protap) yang dilakukan pada Rabu.

Baca juga: SKK Migas gandeng TNI "amankan" kegiatan hulu migas

Sementara untuk pelatihan gabungan penanggulangan tumpahan minyak di perairan Sepinggan dijawalkan pada Kamis (28/11) dengan menyiapkan tiga unit armada.

Lebih jauh dijelaskan Bagus, untuk wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) KKKS melibatkan 16 unik untuk mempersiapkan penanggulangan tumpahan minyak di wilayah darat ataupun laut dengan menyiapkan prosedur, personil dan peralatan.

Sementara itu, Manajemen Mubadala Petroleum/Operation Advisor Anthony Storer mengatakan, latihan gabungan ini sangat penting untuk menghadapi tumpahan minyak yang sewaktu-waktu dapat terjadi baik di darat maupun di laut.

"Dengan pelatihan ini, dapat mengetahui prosedur penyelamatan dan upaya meminimalisasi meluasnya dampak yang ditimbulkan," katanya.

Dikatakannya, penanganan tumpahan minyak di laut lebih sulit dibandingkan di darat, karena sebaran di laut lebih cepat dan kondisinya berubah-ubah tergantung cuaca.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, sangat penting mengetahui prosedural penanganan tumpahan minyak ini yang notabene terkait dengan faktor keselamatan kerja bagi operator maupun dampak lingkungan yang dapat terjadi.

Hal itu dibenarkan Danlantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama Judijanto pada kesempatan yang sama. Dia mengatakan, pihaknya sudah memiliki website yang dapat diakses dan menginformasikan kondisi di lapangan jika terjadi hal-hal yang membutuhkan bantuan secepatnya.

Website yang sudah mendapat pengakuan internasional tersebut memiliki informasi lengkap dalam membantu informasi atau data untuk penanggulangan tumpahan minyak di lapangan.

Baca juga: PT CPI-SKK Migas temui Polda Riau tanggulangi pembobolan pipa
Manajemen Mubadala Petroleum/Operation Advisor Anthony Storer disela Latihan Gabungan Penanggulangan Tumpahan Minyak di Balikpapan, Kaltim, Rabu (27/11/2019). ANTARA Foto/Suriani Mappong

Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar