Lomba Foto Jurnalistik 2019 BPJAMSOSTEK dijuarai wartawan Fornews

id BPJAMSOSTEK,lomba foto jurnalistik,2019

Direktur Umum dan SDM BPJAMSOSTEK Naufal Mahfudz (kika), Ketua Dewas Guntur Witjaksono dan Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar-Lembaga Irvansyah Utoh Banja menjelaskan lomba Foto Jurnalistik 2019 dan kinerja BPJAMSOSTEK 2019 di Jakarta, Jumat (6/12/2019). (FOTO ANTARA/Erafzon Saptiyulda AS)

Jakarta (ANTARA) - Wartawan foto Fornews, Mushaful Imam meraih juara 1 Lomba Foto Jurnalistik 2019 yang diadakan  BPJAMSOSTEK dengan tema "Tumbuh Maju Bersama Pekerja Indonesia", sedangkan juara 2 diraih Heru Haryono dari Okezone.com, dan juara 3 dimenangi Hafidz Mubarok dari ANTARA.

Tiga pejabat BPJAMSOSTEK, yakni Direktur Umum dan SDM Naufal Mahfudz, Ketua Dewas Guntur Witjaksono dan Dirkeu Evi Afiatin di Jakarta, Jumat, menyerahkan hadiah dan trofi kepada para pemenang sekaligus menjadi bagian rangkaian perayaan hari jadi BPJAMSOSTEK ke 42.

Foto Mushaful Imam memotret pekerja sedang melakukan perawatan jam raksasa yang terletak di atas tiang Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan. Dalam caption-nya, Mushaful menuliskan bahwa pekerjaan dengan tingkat risiko yang tinggi tersebut wajib memiliki perlindungan jaminan sosial dari BPJAMSOSTEK.

Karya Heru Haryono menangkap momentum saat salah satu perserta BPJAMSOSTEK berlatih menggunakan prothese berupa kaki palsu. Dalam caption-nya, Heru menjelaskan bahwa peserta BPJAMSOSTEK yang bernama Juaris Manto mengalami kecelakaan kerja, hingga mengakibatkan kaki kanannya harus diamputasi.
Direktur Umum dan SDM BPJAMSOSTEK Naufal Mahfudz menjelaskan salah satu foto pemenang hadiah internasional di pengumuman lomba Foto Jurnalistik 2019 terkait HUT BPJAMSOSTEK KE-42 di Jakarta, Jumat (6/12/2019). (FOTO ANTARA/Erafzon Saptiyulda AS)


Harapan Juaris untuk berjalan terwujud berkat bantuan kaki palsu dari BPJAMSOSTEK yang merupakan salah satu manfaat dari Jaminan Kecelakaan Kerja Return to Work.

Sementara karya Hafidz Mubarok mengabadikan tiga orang pemadam kebakaran yang tengah berjibaku memadamkan api yang membakar kapal-kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru Jakarta.

Pemadam kebakaran merupakan salah profesi yang sangat berbahaya dan berpotensi besar mengalami kecelakaan kerja, oleh karena itu mereka wajib terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK agar aman dalam bekerja dan keluarga merasa tenang.

Naufal pada kesempatan itu juga membuka pameran karya foto peserta terpilih di Kantor Pusat BPJAMSOSTEK Jakarta.

“Saya mewakili direksi dan seluruh manajemen BPJAMSOSTEK mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan perhatian seluruh pewarta foto yang sudah mengirimkan karya terbaiknya untuk diikutsertakan dalam lomba ini. Saya berharap ke depan kegiatan ini dapat terus terlaksana, sehingga kerjasama dan hubungan baik ini akan terus terjaga,” kata Naufal.

Tercatat lebih dari sebanyak 1.000 karya foto yang ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, namun hanya 599 foto yang lolos seleksi administrasi dan berhak maju ke tahap penjurian.

Juri memilih 42 karya terbaik yang terdiri dari 3 juara dan 39 pameris. Jumlah tersebut sengaja dipilih karena mewakili usia BPJAMSOSTEK di tahun 2019 ini.

Bertindak selaku dewan juri Naufal Mahfudz, Fotografer Agence France Presse (AFP) Adek Berry dan Fotografer Associated Press (AP Photo) Tatan Syuflana.

Baca juga: BP-Jamsostek sosialisasi program dengan lomba Foto Jurnalistik 2019

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan ubah nama panggilan menjadi BPJAMSOSTEK

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan bantu korban karhutla lewat ACT


 

Pewarta : Erafzon Saptiyulda AS
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar