Warga Mukomuko rasakan getaran gempa cukup kuat

id gempa, mukomuko

Warga Mukomuko rasakan getaran gempa cukup kuat

Sebagian wilayah Desa Ujung Padang, Kabupaten Mukomuko.(Foto Dok.Antarabengkulu.com)

Mukomuko (ANTARA) - Sejumlah warga di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, merasakan getaran gempa bumi yang cukup kuat selama beberapa detik pada Senin malam sekitar pukul 21.49 WIB.

Warga Desa Pulai Payung, Kecamatan Ipuh, Beni dalam keterangannya di Mukomuko, Senin malam, mengatakan getaran gempa bumi yang terjadi di wilayahnya terasa cukup kuat sehingga membuat sebagian besar warga di wilayahnya berhamburan keluar dari rumah.

“Getaran gempa bumi yang melanda wilayah ini terasa cukup kuat. Mungkin sumber dan pusat gempa bumi yang menguncang wilayah ini berada dekat dengan Mukomuko,” ujarnya.

Baca juga: Gempa bermagnitudo 5.5 guncang Mukomuko

Ia mengemukakan, dia sudah berkoordinasi dengan keluarganya yang berada di kecamatan lain di kabupaten setempat tetapi getaran gempa bumi tidak sekuat yang terjadi di wilayahnya.

Sedangkan warga Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko, Muklis menyebutkan gempa bumi yang melanda wilayah ini membuatnya dan keluarga keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri.

“Begitu ada ada gempa kami langsung keluar dari rumah karena getaran gempa bumi yang baru saja melanda wilayah ini berlangsung hanya sebentar tetapi getarannya terasa sangat kuat,” ujar Muklis, salah seorang warga Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko.

Baca juga: Gempa Mukomuko tak berpotensi tsunami

Suasana pada Senin malam di wilayah yang berada paling ujung Provinsi Bengkulu ini menjadi semakin menegangkan karena ada sejumlah warga setempat yang berteriak ketakutan saat terjadi gempa bumi.

Sejumlah warga di wilayah ini merasakan ketakutan dengan gempa bumi karena warga di daerah ini sudah lama tidak merasakan getaran gempa bumi berkekuatan besar melanda wilayah ini.

Berdasarkan data dari BMKG gempa bumi yang dirasakan oleh warga setempat itu bersumber di Kabupaten Mukomuko dengan kekuatan 5,5 SR yang terjadi pada 2,97 Lintang Selatan dan 100.87 Bujur Timur.


Pewarta : Ferri Aryanto
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar