Polisi pastikan arus kendaraan di Tol Cipularang KM 118 kembali normal

id Polda Jawa Barat, Arus kendaraan, Tol Cipularang, longsor, jasa marga, kepadatan,longsor cipularang

Satu jalur di kawasan Tol Cipularang KM 118 arah Jakarta ditutup karena ada perbaikan pasca longsor di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. (ANTARA/HO-Polda Jawa Barat)

Bandung (ANTARA) - Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan arus kendaraan di kawasan Tol Cipularang KM 118 arah Jakarta kembali normal pasca adanya kepadatan pada Minggu (16/2) akibat penyempitan jalur.

Di kawasan itu memang sedang ada penutupan satu lajur karena adanya perbaikan pasca longsor yang terjadi Selasa (11/2). Akibatnya arus balik akhir pekan menuju Jakarta terpantau padat hingga kawasan Tol Pasteur.

Baca juga: Tol Cipularang amblas di Purwakarta

Baca juga: Tol Cipularang ditutup akibat longsor Cikamuning

Baca juga: Tol Cipularang KM 118 aman dilalui kendaraan pascalongsor


"Kalau sekarang sudah seperti biasa," kata Erlangga di Bandung, Senin.

Sebelumnya polisi memang mengimbau masyarakat agar menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di Tol Cipularang arah Jakarta. Namun sejak Senin (17/2) pagi, menurutnya arus kendaraan kembali normal.

"Kemarin kita imbau pakai alternatif karena volume kendaraannya dari Bandung (ke Jakarta) padat. Kalau sekarang volumenya sudah biasa," kata dia.

Namun menurutnya pihak kepolisian bersama pihak Jasa Marga masih melakukan penutupan satu lajur di kawasan tersebut. Karena hingga kini Jasa Marga masih melakukan perbaikan pasca longsor di kawasan itu.

"Dari tiga lajur, kita tutup satu lajur jadi dua lajur yang dipakai. Saya kira sudah bisa dilewati," kata dia.

Pada Minggu (16/2) sore hingga malam, kepadatan sempat terjadi dari kawasan Tol Cipularang KM 118 hingga Tol Pasteur untuk jalur yang mengarah ke Jakarta.

Selain itu kepadatan juga terjadi di jalur alternatif Cimahi menuju Padalarang akibat menghindari kawasan jalur tol karena terjadi kepadatan.

Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar