David amankan keunggulan 2-0 bagi Indonesia

id Piala Davis,David Susanto

David amankan keunggulan 2-0 bagi Indonesia

Petenis Indonesia David Susanto merayakan keberhasilan meraih poin dalam pertandingan Piala Davis Grup 2 melawan Kenya yang dimainkan di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/3/2020). (ANTARA/Aditya Pradana Putra)

Jakarta (ANTARA) - David Susanto mengamankan keunggulan 2-0 Indonesia atas Kenya, setelah ia memenangi pertandingan kedua Piala Davis Grup 2 melawan petenis Kenya Ismael Changawa Ruwa Mzai, Jumat.

Petenis nasional 27 tahun itu mengandaskan perlawanan Mzai dengan kemenangan 6-2, 6-4 pada pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kemenangan David memperbesar keunggulan Indonesia atas Kenya, setelah sebelumnya Christopher Rungkat menaklukkan Sheil Kotecha.

Baca juga: Christo penuhi janji amankan kemenangan straight set lawan Kenya

Mzai sempat memberi perlawanan sengit pada awal set pertama. Tetapi setelah David menggenggam keunggulan 3-1, petenis Kenya itu semakin sulit mengimbangi permainan tuan rumah dan hanya mampu mencuri satu gim lagi sebelum David mengamankan kemenangan 6-2.

Permainan serupa terjadi pada awal set kedua. Mzai sempat menahan laju lawannya saat David memimpin 2-1 dan 3-2.

Pada gim keenam saat David melakukan servis, Mzai meminta medical time out karena mengalami cedera pada punggungnya.

Baca juga: Christo dianugerahi Davis Cup Commitment Award

Setelah dapat meneruskan permainan, kedua petenis saling bergantian memenangi gim untuk mengubah skor menjadi 4-3 bagi keunggulan David.

David kemudian menyapu bersih seluruh poin pada gim selanjutnya untuk unggul 5-3, namun Mzai pun menyapu bersih poin pada gim berikutnya untuk mengejar ketinggalan 5-4.

Dua gim tersisa menjadi milik David. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan David saat bola pengembalian Mzai membentur net.

Pertandingan Piala David Grup 2 Indonesia melawan Kenya akan diteruskan pada Sabtu, dengan agenda memainkan satu pertandingan ganda, dan dua pertandingan tunggal.

Baca juga: Christo anggap berlaga di turnamen beregu lebih berat

Pewarta : A Rauf Andar Adipati
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar