Kapolda Metro sidak Pasar Palmerah pastikan stok pangan cukup

id sidak,inspeksi,sembako

Kapolda Metro sidak Pasar Palmerah pastikan stok pangan cukup

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana bersama jajaran dan stakeholder terkait menggelar inpeksi mendadak untuk memastikan ketersediaan pangan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat. ANTARA/Polda Metro Jaya

Jakarta (ANTARA) - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana bersama jajaran dan stakeholder terkait menggelar inpeksi mendadak (sidak) untuk memastikan ketersediaan pangan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat.

Dalam inpeksi yang dilakukan bersama-sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) tersebut Irjen Nana mengatakan ketersediaan bahan pangan di Pasar Palmerah sangat memadai

"Sampai saat ini kesediaan pangan masih mempunyai stok yang lebih dari cukup, jadi masyarakat jangan resah dengan isu yang beredar," kata Nana Sudjana di Pasar Palmerah, Jumat.

Baca juga: Gelar operasi pasar di DKI Jakarta, Mentan: Jangan beli berlebihan

Baca juga: Gula pasir langka di Jakarta Pusat

Baca juga: Harga gula pasir di Jakarta tembus Rp20.000/kg


Selain menggelar inspeksi, Polda Metro Jaya juga menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga sembilan bahan kebutuhan pokok.

"Operasi pasar ini merupakan upaya kami dengan stakeholder untuk menstabilkan harga sembilan bahan pokok yang ada di pasar. Kami mengedepankan beberapa bahan pangan yang dibutuhkan masyarakat, beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu. Di sini, harga masih stabil dan stok cukup," ujarnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan 'panic buying' karena cadangan bahan pangan yang sangat mencukupi serta demi menjaga kelancaran pasokan.

"Untuk menjaga ketersediaan pangan, jangan sampai masyarakat melakukan "panic buying" atau membeli berlebihan," kata Nana.

Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan kenaikan harga gula sebagai perhatian khusus.

"Memang untuk gula ada kenaikan. Ini tentunya akan menjadi perhatian kami terkait dengan masalah gula ini. Kami dari Satgas Pangan akan melakukan upaya-upaya, kami akan melakukan penyelidikan ya kenapa gula ini kemudian langka," pungkas Nana.

Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar