Komunitas relawan muda salurkan APD ke petugas TSPT Bantargebang

id Tpst bantar gebang, apd, tunasmuda care, dinas lingkungan hidup dki jakarta

Petugas garda depan pengolahan sampah mengenakan bantuan alat pelindung diri di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi Jawa Barat, Jumat (17/4/2020). (ANTARA/HO-Tunasmuda Care)

Jakarta (ANTARA) - Komunitas relawan muda Tunasmuda Care (T-Care) menyalurkan alat pelindung diri (APD) lengkap kepada petugas garda depan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Jawa Barat, Jumat.

“Petugas lapangan garda depan di TPST Bantargebang, yang langsung terpapar dengan sampah, punya potensi tinggi untuk tertular virus corona. Karenanya, kami berinisiatif memberikan paket alat pelindung diri kepada pahlawan kebersihan yang selama ini berkerja melayani warga Jakarta,” kata Direktur Tunasmuda Care, Hendra Ikhwan di Jakarta, Jumat.

Hendra mengatakan, relawan T-Care mendistribusikan bantuan berupa paket APD lengkap,  terdiri dari baju hazmat, kaca mata pelindung, dan masker.

Selain itu, T-Care juga memberikan sprayer disinfektan, cairan disinfeksi, dan hand sanitizer. Bantuan tersebut khusus disalurkan untuk petugas medis, dan juga petugas kebersihan yang berpotensi tinggi tertular COVID-19.

Menurut Hendra, belum disiplinnya warga Jakarta memilah sampah masker bekas dan masih ada sampah masker bekas yang tercampur ke dalam wadah sampah rumah tangga, membuat petugas penanganan sampah beresiko tertular COVID-19.

“APD ini diperuntukkan khusus untuk petugas terdepan yang berisiko tinggi,” katanya.

Baca juga: DLH Jakarta Utara catat penurunan volume sampah selama PSBB

Baca juga: Sepekan, aturan PSBB diterapkan hingga Wagub DKI terpilih

Baca juga: Tiga strategi pengurangan sampah di Jakarta saat pandemi COVID-19


Hendra berharap warga Jakarta lebih disiplin lagi dalam melakukan memilah sampah, terutama yang berpotensi infeksi.

Kemudian, menempatkannya dalam wadah khusus yang tidak tercampur dengan sampah rumah tangga.

Dia juga menyarankan agar masyarakat mengikuti seruan pemerintah untuk menggunakan masker kain yang dapat dicuci dan dipakai berulang kali.

Sedangkan masker medis, yang hanya dapat dipakai sekali, diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan DKI Jakarta, Andono Warih menyampaikan apresiasinya atas kepedulian T-Care terhadap keselamatan petugas kebersihan.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan. "Kolaborasi menjadi kata kunci untuk mempercepat penanganan dan memutus wabah COVID-19,” ungkapnya.

Andono mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah memiliki prosedur keselamatan diri bagi petugas.

Protokol tersebut tertuang dalam Instruksi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 30 Tahun 2020 Tentang Antisipasi Penyebaran Virus Corona atau COVID-19 Terhadap Pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
 

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar