Anggota DPR dukung Pertamina bor 44 sumur baru di Blok Rokan

id Pertamina,blok rokan

VP Supply Export Operation PT Pertamina (Persero) Agus Witjaksono (kedua kanan) bersama Senior VP PGPA PT CPI Wahyu Budiarto (kanan) dan rombongan menekan tombol sirine sebagai tanda peresmian lifting perdana minyak mentah di Terminal Oil Wharf No 1 Pelabuhan PT CPI di Dumai, Riau, Selasa (15/1/2019). ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/nz.

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR Sartono Hutomo  mendukung rencana PT Pertamina (Persero) mengebor 44 sumur baru di Blok Rokan, Riau, pada 2021.

Ia menilai persiapan yang sudah dilakukan Pertamina sejauh ini sudah sejalan dengan upaya ketahanan dan kemandirian energi nasional.

"Kami akan mendukung dan memberi penguatan-penguatan. Terlebih, ini merupakan proyek strategis nasional dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional," kata Sartono melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: SKK Migas minta penyelesaian Blok Rokan "B to B" Pertamina dan Chevron

Menurut dia, BUMN tersebut mampu merealisasikan pengeboran 44 sumur baru, termasuk di antaranya peningkatan pengeboran secara bertahap pada tahun-tahun berikut.

"Pertamina merupakan perusahaan besar yang memiliki teknologi dan sumber daya manusia (SDM) bagus dan bisa memaksimalkan kerja sama. Yang penting, harus tetap profesional dan tidak diintervensi," katanya.

Meskipun demikian, dia meminta Pertamina untuk memperhitungkan secara cermat, terlebih dalam kondisi tak menentu akibat pandemi COVID-19 saat ini.

Direktur Executive Energi Watch Mamit Setiawan juga mendukung Pertamina untuk melakukan pengeboran sumur baru di Blok Rokan.

Upaya tersebut, lanjutnya, memang harus dilakukan, mengingat decline rate saat ini yang cukup besar karena PT Chevron Pacific  Indonesia  tidak melakukan pengeboran sumur baru sejak 2019.

"Melalui pengeboran sumur baru, Pertamina bisa menahan laju penurunan alamiah dan juga meningkatkan produksi Blok Rokan," katanya.

Mamit menegaskan tak kalah penting, Chevron juga turut menjaga produksi Blok Rokan agar  tidak semakin turun dan tetap berinvestasi dengan melakukan pengeboran.

"Selain itu, saya juga berharap agar CPI bisa memberikan dan membuka data sebesar-besarnya untuk Pertamina, sehingga optimalisasi produksi bisa tetap terjaga," ujarnya.

Baca juga: IESR: Kelola Blok Rokan 2021, Pertamina ciptakan manfaat ganda
Baca juga: Kelola Blok Rokan, Pertamina targetkan 20 sumur minyak

Pewarta : Subagyo
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar