Kadin apresiasi Pasar Tani Kementan fasilitasi belanja daring

id pasar mitra tani,toko tani indonesia,kementerian pertanian,Kadin

Pasar Mitra Tani yang berada di Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, melayani pesanan bahan pokok lewat aplikasi Go-Jek. ANTARA/Kementerian Pertanian

Jakarta (ANTARA) - Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi mendukung terobosan dan inovasi Kementerian Pertanian dalam menyediakan berbagai kebutuhan bahan pokok melalui Pasar Mitra Tani secara  daring yang tersebar di Jabodetabek.

Menurut Diana, kerja sama Kementan dengan layanan pesan dan antar online seperti Gojek, Grab dan Blibli.com memudahkan masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau di Pasar Mitra Tani milik Kementan.

"Saya juga mengapresiasi kerja sama layanan pesan antar online melalui Gojek, Grab dan Blibli dalam memudahkan masyarakat selama menjalankan puasa dan mengikuti kebijakan darurat COVID-19," katanya di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Gandeng Go-Jek, masyarakat antusias belanja di Toko Tani Kementan

Diana yang juga memimpin perusahaan bidang trading dan logistik, itu mengatakan keberadaan Pasar Mitra Tani sangat dibutuhkan mengingat jumlah kebutuhan pokok pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang meningkat tajam.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan kehadiran Pasar Mitra Tani merupakan posisi strategis yang harus didorong maksimal sebagai solusi atas persoalan pangan dan kondisi perekonomian yang dihadapi saat ini.

"Kami mendorong Pasar Mitra Tani sebagai solusi dalam menyambung antara kepentingan dan kebutuhan rakyat dengan kebutuhan pangan yang sudah tersedia," katanya.

Baca juga: Mentan bersama Moeldoko pantau stok pangan di Pasar Mitra Tani Bogor

Bahan-pangan pokok yang dijual di Pasar Mitra Tani relatif lebih murah dari rata-rata harga pasar.

Meski demikian, pasar ini tetap menyediakan kualitas yang tak kalah segar dengan pasar pada umumnya.

Adapun harga murah dan kualitas yang baik ini terjadi karena Pasar Mitra Tani memangkas langsung rantai produksi dari 6-7 rantai menjadi tiga rantai.

Selain itu, pasokan yang tersedia juga dikirim langsung dari gabungan kelompok tani (gapoktan) yang memproduksi pangan pokok dari lokasi pertanian.

Baca juga: Penjualan kebutuhan pokok di Toko Tani Center meningkat 100 persen

Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar