Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Jatim melonjak

id covid-19,gugus tugas,pasien positif,sekdaprov jatim

Peta sebaran COVID-19 di wilayah Jatim saat ditampilkan di Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Sabtu (25/04/2020) malam. (ANTARA/Humas Pemprov Jatim/FA)

Surabaya (ANTARA) - Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur, Sabtu, 25 April 2020, melonjak drastis, yakni sebanyak 78 orang dibandingkan sehari sebelumnya yang lonjakannya mencapai 28 orang.

"Data per 25 April 2020, pukul 17.00 WIB, total pasien positif COVID-19 di Jatim berjumlah 768 orang," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Sabtu malam.

Sebaran pasien baru positif COVID-19, yakni di Surabaya 41 orang, Sidoarjo tujuh orang, Lamongan satu orang, Magetan 16 orang, Kabupaten Malang empat orang dan Gresik satu orang.

Kemudian, Kota Malang satu orang, Lumajang satu orang, Bangkalan satu orang, Kota Kediri dua orang, Kota Probolinggo satu orang, Banyuwangi satu orang serta Kota Batu satu orang.

Sekdaprov kembali mengimbau masyarakat agar tetap tenang dengan tetap mematuhi aturan-aturan yang sudah ditetapkan.

Sementara itu, warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim mencapai 2.578 orang atau bertambah dari data sehari sebelumnya 2.525 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 18.136 orang atau meningkat dari sehari sebelumnya sejumlah 17.912 orang.

Terkait status daerah terjangkit atau zona merah, saat ini sebanyak 34 daerah atau hanya menyisakan empat daerah yang di wilayah setempat yang tidak ada kasus positif COVID-19.

Keempat daerah tersebut adalah Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Sampang.

Berikut sebaran jumlah pasien positif COVID-19 di Jatim (Hingga Sabtu, 25 April 2020, pukul 17.00 WIB).

1. Kota Surabaya 368 orang (bertambah 41 orang dibanding sehari sebelumnya)
2. Sidoarjo 80 orang (bertambah tujuh orang)
3. Lamongan 31 orang (bertambah satu orang)
4. Magetan 30 orang (bertambah 16 orang)
5. Kabupaten Malang 27 orang (bertambah empat orang)
6. Gresik 22 orang (bertambah satu orang)
7. Kabupaten Kediri 21 orang
8. Tulungagung 16 orang
9. Kabupaten Probolinggo 16 orang
10. Kota Malang 13 orang (bertambah satu orang)
11. Lumajang 13 orang (bertambah satu orang)
12. Situbondo 12 orang
13. Kabupaten Pasuruan 11 orang
14. Nganjuk 10 orang
15. Ponorogo 9 orang
16. Bangkalan 9 orang (bertambah satu orang)
17. Kota Kediri 9 orang (bertambah dua orang)
18. Bojonegoro 8 orang
19. Jombang 7 orang
20. Jember 7 orang
21. Pamekasan 7 orang
22. Kabupaten Blitar 6 orang
23. Kota Probolinggo 5 orang (bertambah satu orang)
24. Kabupaten Mojokerto 5 orang
25. Kabupaten Madiun 4 orang
26. Sumenep 4 orang
27. Banyuwangi 4 orang (bertambah satu orang)
28. Tuban 3 orang
29. Kota Pasuruan 3 orang
30. Kota Batu 3 orang (bertambah satu orang)
31. Bondowoso 2 orang
32. Trenggalek 1 orang
33. Pacitan 1 orang
34. Kota Blitar 1 orang.

Pewarta : Fiqih Arfani
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar