Kemarin, pembunuh taksi daring ditangkap hingga harapan KSBB DKI

id Berita Kemarin,PSBB,Jakarta,Polda Metro Jaya,Anies Baswedan,DPRD DKI Jakarta,Pembunuh Taksi Daring

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus (tengah) pimpin Jumpa pers kasus pembunuhan sopir taksi daring di Mako Polda Metro Jaya, Sabtu (2/5/2020). ANTARA/Fianda Rassat/am.

Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa dan kabar di Jakarta direkam serta disiarkan Kantor Berita Antara pada Sabtu (2/5), yang masih layak dibaca untuk mengisi waktu akhir pekan di hari Minggu ini.

Mulai dari pembunuh sopir taksi daring yang berhasil ditangkap, kendaraan travel yang diamankan selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penipu modus masker murah ditangkap, Pemprov DKI Jakarta dituntut bertanggung jawab mengenai pekerja terdampak COVID-19, hingga penekanan Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) di DKI Jakarta.

Adapun rangkuman informasi di Jakarta yang disiarkan Antara pada Sabtu (2/5) adalah:

1. Polda Metro tangkap pembunuh sopir taksi daring di Rawamangun

Jakarta (ANTARA) - Sub Direktorat Reserse Mobil (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang pemuda, terduga pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi daring yang jasadnya tergeletak di tepi jalan di Rawamangun, Jakarta Timur dan mengamankan pelaku dalam kasus tersebut.

"Memang benar, Subdit 3 Resmob telah menangkap dan mengamankan seseorang yang inisialnya I, usianya 23 tahun ini adalah pelaku yang viral kemarin, ada seorang sopir taksi online yang tergeletak di Jalan Gurame, Pulogadung, Jakarta Timur," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus dalam jumpa pers di Mako Polda Metro Jaya, Sabtu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. Polda Metro Jaya amankan 15 kendaraan travel di Cikarang Barat

Jakarta (ANTARA) - Petugas Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengamankan 15 unit kendaraan travel yang kepergok saat berupaya mengangkut penumpang keluar dari wilayah Jabodetabek meski pemerintah telah menerbitkan kebijakan larangan mudik.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo mengatakan 15 kendaraan travel tersebut membawa total 113 penumpang yang setelah didata akan menuju ke sejumlah kota di Pulau Jawa.

"Tadi malam antara pukul 21.00 WIB sampai 24.00 WIB di pos penyekatan Cikarang Barat, hanya dalam waktu 3 jam saja kita amankan 15 travel gelap, travel liar yang mengangkut kurang lebih 113 penumpang keseluruhannya untuk tujuan ke Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah," kata Sambodo di Kantor Sub Direktorat Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta, Sabtu.

Berita selengkapnya bisa dilihat di sini.

3. Polrestro Jakut tangkap pelaku penipuan dengan modus jual masker

Jakarta (ANTARA) - Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara menangkap seorang pelaku penipuan berinisial RDG yang menipu korbannya dengan modus menjual masker medis di bawah harga pasar.

"Pelaku memanfaatkan kelangkaan masker di tengah wabah COVID-19 untuk mencari keuntungan dengan melakukan penipuan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombed Pol Budhi Herdi Susianto dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA, Sabtu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

4. DPRD: Pemprov harus cukupi makan-berteduh pekerja terdampak COVID-19

Jakarta (ANTARA) - Anggota legislator DPRD DKI Jakarta menekankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, secara umum daerah lainnya, harus mencukupi kebutuhan makan dan berteduh para pekerja yang di-PHK karena dampak Virus Corona (COVID-19).

"Minimal, Pemprov DKI harus membantu mencukupi bahan pokok makanan dan tempat tinggal, karena kan mereka masuk kategori rentan miskin," kata Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta (bidang pemerintahan) Mujiyono saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu.

Berita selengkapnya bisa dilihat di sini.

5. Anies: Pemprov DKI ingin bantuan tak hanya bersumber dari negara

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Pemprov DKI Jakarta menginginkan bantuan bersifat sosial tidak hanya bersumber dari negara, namun dari pihak lainnya juga turut membantu melalui platform Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB).

"Kami di Pemprov DKI tidak ingin program yang bersifat bantuan itu harus selalu bersumber dari negara, justru kita ini memfasilitasi bertemunya antara yang bisa memberi dan membutuhkan lewat platform KSBB," kata Anies di Jakarta, Sabtu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar