Tambah dua, warga positif COVID-19 di Padang Pariaman jadi tujuh

id Zahirman,Padang Pariaman ,COVID-19, Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Padang Pariaman ,Sumbar,corona,positif

Ketua Tim Komunikasi Satgas COVID-19 Kabupaten Padang Pariaman Zahirman (kanan). ANTARA/Aadiaat M.S/am.

Padang Pariaman, Sumbar (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat menyatakan warga positif terpapar COVID-19 di daerah itu  bertambah dua orang, yakni berasal dari Kecamatan Batang Anai sehingga jumlah warga yang terserang virus mematikan itu saat ini menjadi tujuh orang.

"Kedua warga tersebut tinggal di Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai yang sebelumnya di lokasi itu juga sudah ada kasus yang terkonfirmasi positif COVID-19," kata Ketua Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Padang Pariaman Zahirman di Parit Malintang, Ibu Kota Kabupaten Padang Pariaman, Kamis.

Ia mengatakan berdasarkan informasi dari jubir Gugus Tugas COVID-19 Padang Pariaman dr. Jasleni, MARS bahwa kedua warga tersebut yaitu YM (60 th) dan RM (69 th) yang sebelumnya sudah menjadi orang tanpa gejala (OTG) sehingga dilakukan tes cepat serta dilanjutkan dengan uji "swab".

Berdasarkan hasil uji swab tersebut menunjukkan keduanya terserang COVID-19 sehingga sekarang harus menjalani isolasi di Rumah Sakit Semen Padang.

"Mereka diantar langsung oleh Tim Satgas PSC 119 Padang Pariaman," katanya.

Ia mengatakan saat ini pihaknya sedang melacak kontak kedua warga tersebut dengan warga lainnya untuk dilaksanakan tes cepat serta dilanjutkan pengambilan swab guna meminimalkan penyebaran virus tersebut.

Dengan adanya penambahan warga positif COVID-19 tersebut, katanya, maka saat ini jumlah warga yang terpapar COVID-19 di Padang Pariaman mencapai tujuh orang dengan rincian empat di Batang Anai, dua di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, dan satu di 2x11 Enam Lingkung.

Namun satu dari empat warga di Batang Anai yang dinyatakan terserang COVID-19 tersebut telah meninggal dunia sedangkan tiga orang masih menjalani perawatan.

Lalu, satu di  Enam Lingkung yang merupakan pegawai RSUD Padang Pariaman masih menjalani isolasi di Padang, sedangkan dua warga yang positif COVID-19 di Sintuk Toboh Gadang telah dinyatakan sembuh dari virus tersebut.

Pihaknya mengimbau warga di daerah itu untuk tetap di rumah dan jika terpaksa keluar untuk membeli kebutuhan pokok maka diharuskan menggunakan masker, menjaga jarak dengan orang lain, serta sering mencuci tangan dengan sabun, demikian Zahirman.

Baca juga: Seorang pegawai RSUD Padang Pariaman positif COVID-19

Baca juga: Warga Sumbar positif COVID-19 bertambah 17 orang

Baca juga: Tenaga medis di Padang Pariaman positif COVID-19

Baca juga: Tren kasus positif COVID-19 di Sumbar terus meningkat

Pewarta : Altas Maulana
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar