PUPR sebut 30 provinsi membutuhkan 76 SPAM air minum regional

id kementerian pupr,provinsi,spam air minum,regional

PUPR sebut 30 provinsi membutuhkan 76 SPAM air minum regional

Ilustrasi - Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). ANTARA/Dokumentasi Kementerian PUPR)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM mengungkapkan 30 provinsi membutuhkan total sebanyak 76 infrastruktur air minum regional.

"Dari identifkasi pada tahun 2016 sampai dengan 2019, (SPAM) yang sudah masuk dalam tahap operasi sebanyak 11 SPAM regional," kata Kasubdit Wilayah II Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Tanozisochi Lase dalam Konsultasi Publik virtual di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan bahwa 11 SPAM regional yang telah beroperasi tersebut lebih banyak terkonsentrasi di Jawa, kemudian sisanya berlokasi di Bali, Riau, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tengah. Beberapa di antaranya yakni SPAM Regional Metro Bandung (Tahap I), Jawa Barat, kemudian SPAM Regional Pekan Kampar Riau, dan SPAM Regional Penet, Bali.

Saat ini Kementerian PUPR sedang mendorong pembangunan proyek SPAM Regional IR. H Djuanda atau Jatiluhur II yang dinilai mampu menyuplai kebutuhan air baku sebanyak 10 ribu liter per detik.

"Berdasarkan dokumen prastudi kelayakan SPAM Regional IR. H Djuanda, proyek SPAM tersebut dari kapasitas air baku sebanyak 10 ribu liter per detik akan mampu menyuplai total kebutuhan air minum sebesar 9.350 liter per detik," ujar Tanozisochi Lase.

Menurut dia, SPAM ini rencananya akan melayani tiga kecamatan di Jakarta Selatan dan tiga kecamatan di Jakarta Timur dengan alokasi 3.500 liter per detik.

Kemudian tiga kecamatan di Kota Bekasi dengan alokasi 1.000 liter per detik, lalu lima kecamatan di Kabupaten Bekasi dengan alokasi air minum 2.000 liter per detik.

Tiga kecamatan di Kabupaten Karawang dengan alokasi 850 liter per detik dan dua kecamatan di Kabupaten Bogor dengan alokasi 2.000 liter per detik nantinya juga akan dilayani oleh proyek SPAM IR.H Djuanda tersebut.

SPAM Regional Ir. H. Djuanda mengusung konsep KPBU Unsolicated (Prakarsa Badan Usaha) dengan lingkup investasi fisik end-to-end, kontrak berbasis kinerja untuk lingkup jaringan perpipaan dan pelayanan pelanggan.

Nantinya, SPAM Regional Ir. H. Djuanda akan melayani 2,8 juta penduduk daerah Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor dengan peningkatan cakupan layanan rata-rata dari 43 persen ke 55 persen serta menambah kapasitas pasokan air ke 5 PDAM yang sudah ada sebesar 26.000 liter per detik.

Pewarta : Aji Cakti
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar