Doni Monardo umumkan persiapan masyarakat produktif aman COVID-19

id Doni Monardo,Produktif Aman COVID-19,Gugus Tugas COVID-19,Pandemi COVID-19,Penanganan COVID-19

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo memberi keterangan resmi di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (4/6/2020) malam. ANTARA/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional/pri.

Jakarta (ANTARA) - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan persiapan pelaksanaan penetapan program masyarakat produktif yang aman dari COVID-19 di 102 kabupaten/kota telah dimulai.

"Berdasarkan laporan yang kami terima, kebijakan tersebut telah mendapat respons baik oleh para pemimpin daerah di 102 kabupaten/kota," kata Doni melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat.

Doni mengatakan pelaksanaan program masyarakat produktif yang aman dari COVID-19 akan berlaku bagi daerah yang berada di zona hijau dan tidak terdapat kasus COVID-19. Para pimpinan daerah di wilayah tersebut akan diberikan kewenangan untuk memulai prakondisi.

Baca juga: Doni Monardo: Akan ada standarisasi harga tes PCR

Selanjutnya, para pimpinan daerah mengupayakan persiapan dengan seksama dan membangun komunikasi dengan semua kelompok masyarakat serta bergotong royong sebelum menjalankan kegiatan masyarakat produktif yang aman dari COVID-19.

"Hingga saat ini laju peningkatan kasus di beberapa daerah sudah bisa ditekan, meskipun di beberapa daerah lainnya masih belum maksimal," tuturnya.

Menurut Doni, pelaksanaan masyarakat produktif yang aman dari COVID-19 harus dilakukan secara terencana dengan memperhatikan beberapa hal, meliputi waktu yang tepat, sektor yang diprioritaskan, koordinasi yang ketat antara pusat dan daerah, serta pemantauan dan penilaian.

"Untuk memastikan tahapan-tahapan terlaksana perlu pengawasan dan pengendalian agar masyarakat produktif yang aman dari COVID-19 tercapai," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah targetkan uji COVID-19 di Indonesia capai 30 ribu per hari

Hingga Kamis (4/6) pukul 12.00 WIB, jumlah konfirmasi positif COVID-19 bertambah 585 orang menjadi 28.818 orang, sementara yang sembuh bertambah 486 orang menjadi 8.892 orang.

Penambahan kasus positif terbanyak terjadi di Kalimantan Selatan, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

Sementara itu, terdapat 19 provinsi yang melaporkan penambahan kasus positif di bawah 10, dan 11 provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus positif baru. 

Baca juga: Doni terus imbau penyintas COVID-19 sumbangkan plasma darah
Baca juga: Kepala BNPB resmikan Rumah Sakit Lapangan COVID-19 di Surabaya
Baca juga: Zona hijau diberi kewenangan laksanakan kegiatan produktif, sebut GTPP

Pewarta : Dewanto Samodro
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar