Datang dari luar kota, dua warga Indramayu positif COVID-19

id Wabah virus corona

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara. ANTARA/HO-Humas COVID-19 Kabupaten Indramayu

Indramayu (ANTARA) - Dua warga Kabupaten Indramayu Jawa Barat terkonfirmasi positif COVID-19 dan setelah dilakukan penelusuran keduanya baru datang dari luar kota, kata Juru Bicara COVID-19 setempat Deden Bonni Koswara.

"Kedua pasien ini datang dari luar kota yaitu Jakarta dan Bandung," katanya di Indramayu, Kamis.

Deden mengatakan dari dua pasien tersebut salah satunya merupakan ibu hamil dan telah melahirkan bayinya setelah dinyatakan positif COVID-19.

Baca juga: 51 pedagang di Jakarta positif COVID-19

Untuk pasien berinisial Y yang merupakan warga Kecamatan Sukra pada Senin (8/6) memeriksakan kehamilannya yang sudah berumur 10 bulan ke Puskesmas setempat.

Setelah dilakukan penanganan, ternyata pasien tersebut baru kembali dari tempat tinggalnya di Jakarta, sehingga oleh petugas Puskesmas Sukra dilakukan tes cepat dan hasilnya non reaktif.

Baca juga: Bertambah lagi, 12 pedagang positif COVID-19 di Pasar Rawa Kerbau

"Namun pasien tersebut mengeluhkan sesak nafas dan bertambah intensitasnya sehingga oleh Puskesmas dirujuk ke RSUD Indramayu dan langsung dilakukan perawatan di ruang isolasi," ujarnya.

Kemudian dilakukan tes suap kepada pasien Y dengan hasil yang diterima yaitu terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini kata Deden kondisi bayi dan ibunya baik.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Ngawi Jatim bertambah menjadi 16 orang

"Kalau untuk bayinya langsung kita tes usap dan saat ini masih menunggu hasilnya," kata Deden.

Selanjutnya untuk kasus pasien N yaitu orang tersebut sebelumnya pernah melakukan perjalanan ke Bandung dan di sana dilakukan tes cepat dengan hasil reaktif. Kemudian dilakukan pemeriksaan tes usap beserta kontak eratnya pada tanggal 3 dan 8 Juni 2020.

Saat ini kondisi pasien baik, tidak ada gejala apa pun dan sekarang sudah berada di RSUD Indramayu untuk dilakukan perawatan di ruang isolasi.

"Dari dua kasus tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kasus itu 'imported case' dan saya menegaskan siapa pun jika tidak ada keperluan mendesak untuk tidak melakukan perjalanan keluar daerah," tuturnya.

Dengan adanya penambahan dua kasus baru tersebut maka tercatat yang telah terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Indramayu sebanyak 25 orang. Dengan perincian delapan sembuh, 13 dalam perawatan dan empat meninggal dunia.

Pewarta : Khaerul Izan
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar