Brisbane (ANTARA News) - Pengurus berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dan masjid yang melayani kepentingan ratusan ribu umat Muslim di Australia, bersiap menyambut Idul Fitri 1430 Hijriah yang diperkirakan jatuh Minggu (20/9) dengan menyiapkan jadwal dan tempat shalat Id.

Hingga Sabtu sore, komunitas Muslim di Australia, termasuk negara bagian Queensland, masih menuggu notifikasi hasil rukyat (melihat munculnya bulan baru-red) yang menandakan berakhirnya Rhamadan.

Organisasi Komunitas Muslim di negara bagian Queensland, "Queensland Muslims", menyebutkan, jika "hilal" (bulan baru) terlibat Sabtu ini, perayaan Idul Fitri digelar Minggu, namun jika hilal gagal terlihat, puasa Rhamadan digenapkan 30 hari dan perayaan Idul Fitri jatuh Senin (21/9).

Sembari menunggu konfirmasi resmi tentang akhir Rhamadan, pengurus Perhimpunan Mahasiswa Muslim di Universitas Queensland (MSA-UQ) dan berbagai masjid di Kota Brisbane dan sekitarnya, sudah menyiapkan tempat dan jadwal shalat Id.

MSA-UQ akan menggelar shalat Id di Taman William Dart (Taman Munro) kampus UQ, Minggu pukul 7.15 waktu Brisbane, diawali dengan pelantunan takbir bersama.

Selain di UQ, shalat Id juga digelar di berbagai masjid dan sekolah Islam, seperti Islamic College of Brisbane (Karawata), Australian International Islamic College (Durak), Masjid Lutwych, Masjid Algester dan Masjid Bald Hills dengan waktu pelaksanaan shalat bervariasa antara pukul 06.00 dan 07.30 waktu setempat.

Pada penetapan awal Rhamadan 1430 Hijriah, komunitas Muslim di Australia tidak berbeda dengan umat Islam Indonesia, yakni 22 Agustus 2009. Di Indonesia, Idul Fitri 1430 Hijriah sudah ditetapkan jatuh hari Minggu (20/9).

Di seluruh Australia, terdapat lebih dari 340 ribu warga Muslim yang berasal dari beragam bangsa. (*)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2009