Pertamina-KSOP Padangbai tangani tumpahan minyak KM Dharma Rucitra III

id Pelabuhan Padangbai, Bali, tumpahan minyak,aa

Petugas melakukan penyisiran sekitar area kandasnya KMP Dharma Rucitra III di Dermaga 2 Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali, Senin (15/6/2020). Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyisiran bagian kapal yang berada dalam posisi miring untuk memastikan tidak ada korban jiwa di dalam kapal. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/pras.

Denpasar (ANTARA) - PT. Pertamina berkoordinasi dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai melakukan penanggulangan pencemaran BBM dari tumpahan minyak KM Dharma Rucitra III melalui lokasi operasional terdekat yaitu Integrated Terminal Manggis.

"Terkait kejadian kandasnya Kapal Ro-Ro KMP Dharma Rucitra III di Pelabuhan Padangbai di Bali, Jumat malam (12/6/2020), lalu, seperti diketahui ada tumpahan minyak dari Kapal Ro-Ro tersebut, diduga dari BBM kapal dan BBM kendaraan yang diangkut di dalam kapal, hingga selanjutnya kita turun menanggulanginya," kata Jr. Officer Communication & Relations MOR V, Taufik R. Lubis, saat dihubungi di Denpasar, Kamis.

Ia menjelaskan bantuan yang telah dikerahkan Pertamina pada Sabtu (13/6) kemarin, untuk penanggulangan insiden tersebut, di antaranya satu unit tugboat, TB Transko Maleo. 10 orang crew kapal TB Transko Maleo, tiga orang kru surveilans di darat dan satu unit length oil boom, sepanjang 25 meter.

Baca juga: Bakamla evakuasi 66 penumpang KMP Dharma Rucitra III miring di Bali
Baca juga: Diduga bocor, 66 orang dalam KM Dharma Rucitra III dievakuasi selamat

Selama pelaksanaan kegiatan, Pertamina tetap mengutamakan aspek HSSE yaitu Health, Safety, Security, dan Environment, termasuk protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Sementara itu, Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengatakan meskipun kapal belum terevakuasi, tapi operasional pelabuhan masih berjalan normal memanfaatkan dermaga satu dengan seoptimal mungkin.

"Itu sudah dilakukan penanggulangan tumpahan minyak di hari kedua setelah kejadian dari pagi sampai sore tapi namanya kapal masih di posisi yang sama keluar lagi rembesan minyak, dan sudah ditangani perusahaan kapal," jelasnya.

Selain itu, masih ada kendaraan-kendaraan yang terjebak dan belum dievakuasi.

Eka Suyasmin berharap evakuasi berjalan dengan lancar dan dermaga dua bisa dipergunakan kembali.

Baca juga: Selama pandemi, penumpang di Pelabuhan Padangbai turun 95 persen


Pewarta : Ayu Khania Pranishita
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar