Kane bisa main sejak awal lawan MU, kata Mourinho

id harry kane,jose mourinho,tottenham,manchester united,son heung min,moussa sissoko,liga inggris,liga premier

Penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane mengejar bola saat pertandingan Grup B Liga Champions melawan Bayern Munich di Tottenham Hotspur Stadium, London Utara, pada 1 Oktober 2019. (Photo by Glyn KIRK / IKIMAGES / AFP) (AFP/GLYN KIRK)

Jakarta (ANTARA) - Penyerang andalan Tottenham Hotspur, Harry Kane, bisa dimainkan sejak awal dalam laga pekan ke-30 Liga Inggris melawan Manchester United setelah menepi enam bulan lamanya karena cedera, demikian disampaikan sang manajer Jose Mourinho.

Kane bukan satu-satunya "berkah pandemi" bagi Tottenham, sebab penangguhan musim tiga bulan terakhir memberi kesempatan Son Heung-min dan Moussa Sissoko yang sebelumnya didera cedera serius juga kini bisa diturunkan ketika menghadapi MU pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB).

Berita itu tentu menjadi kabar gembira bagi Tottenham yang berusaha memelihara asa mereka menembus zona Liga Champions.

"Mereka yang sempat menjalani operasi, Kane, Son dan Sissoko, semuanya sudah pulih dan siap bermain," kata Kane dalam jumpa pers virtual dilansir Reuters, Kamis.

Baca juga: Harry Kane siap 100 persen begitu Liga Premier dilanjutkan
Baca juga: Son Heung-Min kembali ke London usai jalani wamil di Korea Selatan


Kane sebelumnya mengalami kerobekan tendon hamstring pada 1 Januari, Son patah lengan pada Februari sedangkan Sissoko menjalani operasi lutut pada Januari.

"Kane bekerja sangat bagus, saya bisa bilang ke kalian bahwa ia tak punya masalah untuk tampil sejak awal laga. Apakah itu untuk 90 menit penuh, hanya 80, 70, atau 60 menit? Saya belum tahu, kita lihat nanti," ujar Mourinho.

"Apakah ia sudah berada di puncak performa? Itu juga belum tahu. Ia enam bulan menepi, tapi yang pasti ia pesepak bola profesional yang luar biasa," katanya melengkapi.

Kendati bakal mengawali kelanjutan musim dengan kabar baik, Mourinho menyebut perjuangan Tottenham untuk menerobos empat besar masihlah tugas berat.
 
Harry Kane berjabat tangan dengan manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho seusai pertandingan Grup B Liga Champions melawan Olympiacos di Tottenham Hotspur Stadium, London, pada 26 November 2019 (REUTERS/EDDIE KEOGH)


Baca juga: Hugo Lloris ungkapkan alasan Spurs tidak konsisten musim ini
Baca juga: Disanksi FA, Dele Alli dipastikan absen lawan Manchester United


Sebab Tottenham saat ini berada di urutan kedelapan dengan koleksi 41 poin, tertinggal tujuh poin dari Chelsea (48) yang menempati peringkat keempat dan empat poin di belakang MU (45) yang besok mereka hadapi.

"Akan lebih baik jika kami memulai dengan jumlah poin yang sama, tapi situasinya tidak demikian. Kami memulai dengan minus tujuh atau delapan dari Chelsea dan minus 13 dari Leicester City, kami mengawali dengan minus dari banyak tim," ujarnya.

"Tentu ini tantangan besar yang menjadi motivasi. Kita lihat nanti di akhir sembilan pertandingan apa yang kami capai dan apa yang tim lain dapatkan," pungkas Mourinho.

Baca juga: Tes COVID-19 Liga Premier terkini ditemukan satu kasus positif
Baca juga: Ole puji Rashford soal kampanye makanan gratis anak
Baca juga: Sheffield gagal klaim gol, Carragher sebut VAR terpasung protokol

Pewarta : Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar