DANA jamin 100 persen proteksi keamanan pengguna

id DANA,keamanan data pribadi,transaksi digital,dompet digital

DANA jamin 100 persen proteksi keamanan pengguna

Ilustrasi aplikasi DANA (ANTARA/Arindra Meodia)

Jakarta (ANTARA) - Penyedia layanan dompet digital DANA menjamin 100 persen proteksi keamanan data transaksi dan keamanan data pribadi pengguna.

"DANA sangat concern terhadap trust penggunanya, pertama keamanan data transaksi, kedua keamanan data pengguna, semua solusi sudah kita jaga segala aspek, dari transaksi dan privasi," ujar Chief Executive Officer dan co-founder DANA, Vincent Iswara, dalam temu media virtual, Jumat.

Dia melanjutkan bahwa jika dalam transaksi terjadi kesalahan atau penipuan maka akan ada perlindungan dengan "garansi 100 persen."

Vincent mengatakan manajemen risiko pada Maret 2020, DANA mampu menurunkan tingkat tindak kecurangan (fraud) dan kehilangan (lost) hingga 0,03 persen. Sejak DANA didirikan, Vincent bahkan mengungkapkan bahwa dompet digital itu belum pernah mengalami kebobolan data.

"Enkripsi, data-data kita protect tidak pernah ada kebobolan," kata Vincent.

Vincent menekankan bahwa data pengguna dijaga ketat, bukan hanya dari sisi eksternal, tetapi juga internal. "Saya sendiri tidak bisa akses data. Data customer yang bisa akses adalah regulator," ujar dia.

Di tengah adopsi transaksi digital yang kian meningkat, Vincent mengatakan tantangan dalam mengembangkan adopsi yang lebih luas masih terkait edukasi masyarakat.

Menurut Vincent, sebagian orang masih kurang percaya terhadap transaksi digital menyusul beberapa kasus kebocoran data pada platform digital belakangan ini.

Padahal, menurut vincent, transaksi digital jika dilakukan dengan baik dan benar, jauh lebih aman dan lebih praktis dibandingkan transaksi tradisional dengan menggunakan uang fisik.

"Banyak yang tidak mengerti bahwa pembayaran cash mungkin bisa langsung menerima, tapi sebenarnya cost-nya ada, cost cash out atau deposit atau mengirimkan uang atau cost uang palsu, uang kerusakan dan uang yang harus digantikan dengan yang baru," ujar Vincent.

Selama pandemi COVID-19, Vincent mengungkapkan jumlah pengguna DANA meningkat, dari 30 juta pengguna pada akhir 2019, menjadi 40 juta pengguna pada akhir April 2020.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna selama pandemi COVID-19, DANA juga telah mengembangkan 20 fitur baru yang dirilis mulai Maret hingga pertengahan Mei 2020.

Baca juga: Transaksi DANA tumbuh 50 persen selama pandemi

Baca juga: Shopee alokasikan dana untuk bantu UMKM

Baca juga: Tips memilih dana pensiun untuk pekerja lepas

Pewarta : Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar