Kasus positif COVID-19 Jakarta bertambah 293

id Corona,COVID-19,ODP,PDP,Kasus Positif

Warga RW 07 Jembatan Besi, Tambora, menjalani tes usap COVID-19 di Jakarta, Kamis (14/5/2020). (ANTARA/HO-Dokumentasi Kecamatan Tambora)

Jakarta (ANTARA) - Jumlah kasus positif terpapar Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di DKI Jakarta pada Kamis bertambah sebanyak 293 orang.

Angka penambahan ini lebih rendah daripada Rabu (8/7) sebanyak 344 kasus, namun lebih tinggi dibanding pada Selasa (7/7) sebanyak 241 kasus serta pada Senin (6/7) sebanyak 231 orang. Untuk pasien sembuh bertambah 221 orang dan korban meninggal meningkat sembilan orang.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, untuk kasus positif COVID-19 berjumlah 13.362 kasus, pasien sembuh tercatat 8.645 orang adapun yang meninggal dunia ada 676 orang.

Sementara itu, 452 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.588 orang melakukan isolasi mandiri (self isolation) di rumah.

"Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 366 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 756 orang (sebelumnya 761 orang)," Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.

Baca juga: Klinik di Kemang kenakan tarif "rapid test" di atas ketentuan Kemenkes
Baca juga: Pekerja kantor di Jakarta nilai tarif "rapid test" wajar
Petugas Puskesmas Duren Sawit melakukan tes swab terhadap pedagang di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Jumat (29/5/2020). Kegiatan tes kesehatan dilakukan usai lima pedagang positif COVID-19 berinteraksi dengan 50 pedagang lainnya di pasar tersebut. (ANTARA/HO-Kominfotik Jaktim)
Menurut laman https://corona.jakarta.go.id/ 366 orang berstatus ODP adalah mereka yang sedang dalam pemantauan yang merupakan bagian dari 103.786 orang kasus ODP dengan 103.272 orang telah selesai pemantauan dan 148 orang di antaranya meninggal dunia.

Sementara untuk 756 orang berstatus PDP adalah yang masih menjalani perawatan, yang merupakan bagian dari 18.621 orang jumlah PDP dengan 15.861 orang dipulangkan dan dinyatakan sehat serta 2.004 lainnya meninggal dunia

Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menyatakan sampai 8 Juli 2020 sudah ada 366.335 sampel yang telah diperiksa dengan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta.

Untuk tes PCR pada 8 Juli 2020 dilakukan pada 5.902 orang. Sebanyak 4.334 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru (yang awalnya terdeteksi pada hasil reaktif pengujian rapid test) dengan hasil 293 positif dan 4.041 negatif.
Baca juga: Satu keluarga di Duri Kepa positif COVID-19, cekcok saat dievakuasi
Baca juga: Empat pegawai di Kantor Wali Kota Jakbar positif COVID-19

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar