Mendagri optimistis Sulut laksanakan pilkada serentak 9 Desember

id Corona,pilkada,pilkada sulut, mendagri

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian foto bersama dengan Gubernur Olly Dondokambey (ist)

Manado (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian optimistis pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak (pilkada) serentak 9 Desember 2020 di Sulut berjalan aman dan lancar.

“Dari kesiapan anggaran, saya sangat optimis bahwa Sulut ini sangat baik karena saya sudah keliling 10 provinsi dan saya melihat yang paling hijau ya ini, artinya anggarannya (NPHD) 100 persen itu sudah lima dari delapan daerah,” ujar Mendagri di Manado, Jumat.

Mendagri pun meyakini, tiga daerah lainnya akan segera menyusul untuk secara bertahap mencairkan NPHD-nya sebesar 100 persen sesuai dengan kemampuan fiskal masing-masing.

“Yang lain belum 100 persen tapi sudah mendapatkan komitmen dari kepala daerah untuk nanti secara bertahap karena memang problema kemampuan fiskal, di antaranya adalah menunggu dana alokasi umum transfer pusat termasuk dana alokasi khusus dari Kemenkeu,” tandasnya.

Menurut Mendagri, pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2020 aman COVID-19 yang menerapkan protokol kesehatan ketat, berimplikasi pada bertambahnya anggaran yang dibutuhkan oleh penyelenggara pemilu.

“Kemudian yang lain ada tambahan dari APBN, khususnya penambahan TPS, karena 800 pemilih per TPS diubah menjadi 500 pemilih untuk mengurangi terjadinya kerumunan. Ini berimplikasi pada penambahan anggaran termasuk anggaran perlindungan dari COVID-19 bagi penyelenggara, pemillih, maupun aparat keamanan,” katanya.

Mendagri juga mengharapkan dukungan masyarakat dan menjadikan momentum pilkada sebagai ajang menekan dan menangani COVID-19.

“Sekali lagi saya sangat optimis pilkada di Sulut bisa berjalan dengan lancar dari sisi anggaran dan sisi kesiapan, sehingga kita memberikan dukungan, masyarakat juga memberikan dukungan," ujarnya.
Pilkada sebut Mendagri menjadi momentum menekan kurva pandemi sekaligus juga mendukung ekonomi.

Rakor pilkada serentak 2020 dan penanganan COVID-19 di Sulut, ikut dihadiri Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zudan Arif Fakrulloh, Dirjen Bina Keuangan Daerah Mochamad Ardian, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Syafrizal.

Selain itu, Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Forkopimda, bupati dan wali kota, Ketua KPU Sulut dan Ketua Bawaslu Sulut.

Baca juga: Gubernur paparkan kesiapan pilkada Sulut ke Menteri Tito

Baca juga: Wagub: Sulut siap laksanakan pilkada

Baca juga: Tito: Jangan pilih calon kepala daerah tak patuh protokol COVID-19

Baca juga: Mendagri harap pemda segera kucurkan dana hibah pilkada

Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar