Khofifah minta setiap desa sediakan internet gratis di balai desa

id Gubernur Jatim, Khofifah, paket internet di Balai Desa, kendala pembelajaran di Balai Desa

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat membuka acara Hari Anak Nasional (HAN) di Wisata Setigi, Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpanglah, Kabupaten Gresik, Rabu. (Antara Jatim)

Gresik, Jatim (ANTARA) - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta setiap desa di wilayahnya menyediakan internet gratis di balai desa untuk membantu masyarakat dalam sistem pembelajaran virtual, karena saat ini masih banyak kendala di lapangan, seperti paket data internet.

"Keberadaan internet di desa gratis menjadi solusi pembelajaran virtual yang masih banyak kendala," kata Khofifah saat membuka acara Hari Anak Nasional (HAN) di Wisata Setigi, Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpanglah, Kabupaten Gresik, Rabu.

Baca juga: Legislator dorong pemerintah gratiskan internet selama wabah COVID-19

Baca juga: Lontar Sewu, desa yang dulu dikenal memabukkan kini jadi jujugan


Khofifah mengkhawatirkan jika kendala itu tidak diatasi akan menurunkan sumber daya manusia (SDM), sebab saat ini anak-anak sudah ingin bersekolah, demikian guru yang juga ingin mengajar.

Sementara, dalam kunjungan di kampung Wisata Stigi Desa Sekapuk Gresik, Khofifah mengapresiasi upaya Kepala Desa setempat, Abdul Halim, sebab mampu mengubah bekas tambang menjadi wisata yang menarik dan instagramable.

"Mulai dari bekas tambang, daerah kumuh sampah, diubah menjadi lokasi wisata dan bisa membuat pemasukan bagi masyarakat di daerah itu," kata Khofifah.

Khofifah juga mengapresiasi karena keberadaan wisata Setigi telah menjadi penguatan solidaritas dan ketahanan masyarakat Desa Sekapuk.

"Saya harap ini bisa dikembangkan, areanya juga sangat luas, nantinya ada spesifikasi baru. Ini sangat instagramable dan banyak spot wisata, ada 24 titik spot," kata Gubernur Jatim perempuan pertama ini.

Sementara itu, Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim mengatakan keberadaan Wisata Setigi baru dibuka pada Januari 2020, dengan konsep wisata alam edukasi peradaban dengan menghabiskan dana sekitar Rp1,2 miliar.

Baca juga: Google gandeng operator seluler sediakan internet gratis untuk guru

"Wisata ini murni dibiayai masyarakat, masyarakat sebagai investor. Nanti ada bagi hasil sesuai investasi yang dikucurkan tiap akhir tahun, semoga sesuai target," katanya.

Rencananya, kata Halim, akan membangun sejumlah fasilitas tambahan seperti kolam renang, rumah makan, arena outbond, cafe di dalam goa, serta museum.

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah didampingi Anggota Komisi X DPR RI Prof Zainuddin Maliki, Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Ketua DPRD Fandi Akhmad Yani, dan sejumlah pejabat Pemprov Jatim lainnya.

Baca juga: Kelurahan Jamsaren Kediri fasilitasi wifi gratis untuk anak sekolah

Pewarta : A Malik Ibrahim
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar