Sunoo "I-LAND" unggul di Korea Selatan, kalahkan Heesung

id I-LAND,Sunoo I-LAND,Heesung I-LAND

Kim Sunoo "I-LAND" (Instagram.com/mnetiland)

Jakarta (ANTARA) - Kim Sunoo, salah satu peserta ajang bertahan hidup menuju grup idola K-pop "I-LAND" unggul sementara di negara acara berlangsung, Korea Selatan, versi hasil perhitungan suara global yang diumumkan pada Jumat malam ini.

Dia mengungguli 14 peserta sesama negaranya antara lain: EJ Geonu, Jaebeom, Jungwon, Kyungmin, Seon, Sunghoon, Youngbin, Jaeho, Jimin, Sungchul, Heesung, Taeyong, dan Yoonwoon.

Sementara itu, peserta lainnya yakni Ni-Ki unggul di wilayah Jepang, lalu Daniel di Amerika Serikat, Hanbin teratas di negeri asalnya Vietnam, lalu Sunoo posisi tertinggi di Meksiko.

Baca juga: "I-LAND" semalam, Jake masuk "ground" lalu Sunoo kembali jadi I-LANDER

Baca juga: "I-LAND" kirim empat peserta ke "ground" sisakan 12 I-LANDERS


Di China, ada Sunghoon yang sementara menempati posisi tertinggi, lalu Jake di Australia, Jay di Nepal, K di Yunani, dan Heesung teratas di India.

Pemungutan suara global dimulai pada 24 Juli lalu, yang memungkinkan pemirsa sekaligus penggemar di luar Korea Selatan bisa memilih peserta favorit mereka.

Pihak Mnet seperti dilansir Soompi, mengungkapkan total para pemirsa global ini berasal dari 171 negara dengan total penghitungan suara mencapai puluhan juta.

Pemirsa diminta memilih enam peserta yang ingin mereka lihat di bagian dua tes "The Final 12".

Selanjutnya, I-Lander dan Grounder masing-masing menampilkan lagu "I & credible", salah satunya untuk menentukan posisi enam teratas di "I-LAND" dan menurunkan enam I-Landers ke ground.

Melalui tes ini, tiga I-Lander terbaik akan dipilih para produser dan direktur, sementara tiga lainnya dipilih I-Landers sendiri.

Ke-17 Grounder harus menunggu hasil perhitungan suara global untuk menentukan siapa yang akan selamat ke I-LAND dan bergabung dengan enam I-LANDER sekaligus melaju ke bagian kedua tes "Final 12". Voting global berlangsung hingga 2 Agustus 2020.

Laman Soompi mencatat, tes keempat ini mengubah segalanya lagi dan menghilangkan sistem "takdir kolektif" dan berfokus pada kemampuan individu.

Hal ini menyebabkan sebagian besar peserta pelatihan memusatkan perhatian pada diri mereka sendiri walau juga memunculkan masalah di ground.

Di sana, tidak ada yang mau maju menjadi pemimpin, dan ketika mereka mencalonkan Ni-ki, dia enggan melakukannya karena tidak ingin mengorbankan waktunya. Ni-ki juga menilai dirinya tidak mampu memimpin.

Namun, setelah berbicara dengan produser Rain, Ni-ki melangkah dan memandu para Grounder.

Baca juga: Hasil "I-LAND" sementara, Sunoo unggul di Meksiko lalu K di Yunani

Baca juga: "I-LAND" hadapi tes "The Final 12", lalu Jake hingga K pamer otot

Baca juga: Jimin BTS nomor satu reputasi merek grup idola K-pop pria Juli

Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar