Anggota DPR Aceh surati universitas di AS minta bantuan ventilator

id Aceh,DPRA,ventilator,virus corona,covid-19,pemerintah aceh,provinsi aceh,pemprov aceh

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR Aceh Bardan Sahidi. (Antara Aceh/HO)

Banda Aceh (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Bardan Sahidi menyurati Universitas Rhode Island, perguruan tinggi di Amerika Serikat (AS), untuk meminta bantuan ventilator buat pasien COVID-19.

"Kami meminta bantuan ventilator karena universitas tersebut memiliki kapasitas untuk itu. Apalagi mereka membantu ventilator kepada masyarakat Indonesia timur," kata Bardan Sahidi, di Banda Aceh, Selasa.
Baca juga: Universitas Rhode Island AS bantu 70 ventilator untuk Papua

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebutkan surat berbahasa Inggris tersebut ditujukan kepada Presiden Universitas Rhode Islands Dr David M Doonley dikirim melalui surat elektronik.

Bardan Sahidi menyebutkan dirinya pernah berkunjung ke Universitas Rhode Island tiga tahun silam. Dia juga masih berkomunikasi dengan perwakilan Universitas Rhode Island di Indonesia, Brook Williams Ros.

Bardan Sahidi menyebutkan dirinya terpanggil meminta bantuan ventilator karena banyak keluhan rumah sakit dan tenaga medis yang kekurangan alat bantu pernapasan tersebut.

"Sampai saat ini, banyak rumah sakit di Aceh kekurangan ventilator untuk pasien COVID-19. Karena itu, menyurati Universitas Rhode Island dengan harapan mendapat respons perguruan tinggi tersebut," kata Bardan Sahidi.

Anggota Komisi I DPRA itu menyatakan dirinya menyurati Universitas Rhode Island, setelah melihat perguruan tinggi tersebut membantu ventilator kepada masyarakat Indonesia timur.

"Kami terus berkomunikasi dengan mereka di Indonesia, agar bisa membantu ventilator. Mereka di Indonesia bekerja dengan lembaga Partnertship Kemitraan," kata Bardan Sahidi.
Baca juga: Indonesia terima 100 ventilator dan Rp187 M dari AS untuk atasi virus
Baca juga: Australia serahkan 100 ventilator untuk Indonesia tangani COVID-19

Pewarta : M.Haris Setiady Agus
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar